INKAM, MAKASSAR – Terinspirasi dari pakaian Abaya, saat Ananda Ainun Jariyah Harahap dan Andi Catherine berkunjung ke Uzbekistan, salah satu negara di Timur Tengah, maka terciptalah brand fadhion NC Wear.
Abaya adalah pakaian yang sangat populer di kawasan Timur Tengah, salah satunya di Uzbekistan. Dengan corak budaya Timur Tengah, Abaya sendiri merupakan pakaian berbentuk dress panjang dengan potongan yang lebar dan panjang.
“Dua bulan lalu saya ke Uzbekistan, dan melihat, perempuan disana sehari harinya menggunakan Abaya. Meskipun menggunakan Abaya, mereka tetap bisa tampil trendy, dengan memadupadankan dengan jenis pakaian tertentu, misalnya jeans dan lain lain,” ungkap Ananda, saat launching NC Wear di Teracotta, Selasa (11/6/2024).
Trend Abaya tersebut lah yang coba dibawa Ananda dan Catherine ke Indonesia, khususnya di Kota Makassar, melalui brand NC Wear.
Untuk masa soft launching, diakui Ananda, ada dua jenis model yang ditampilkan.
Pertama yakni Samarkand series. Model ini menggunakan payet pada bagian lengan. Harganya berada pada kisaran 1,5 – 1,7 juta Rupiah.
Kedua adalah Tashkent series, dengan model trendy dan tidak menggunakan payet. Harganya 500 – 700 ribu Rupiah.
“Kedua nama jenis pakaian tersebut terinspirasi dari nama kota di Uzbekistan, Samarkand dan Taskent. Kota tersebut sangat megah, cantik dan indah dipandang,” tutur Ananda.
“Kami berharap, pakaian yang kami hadirkan dengan brand NC Wear, juga akan terlihat megah, cantik dan indah dipandang, layaknya kedua kota di Uzbekistan tersebut,” tambah Catherine.
Khusus pada saat launching, setiap konsumen yang berbelanja pakaian, diberikan diskon sebesar 11 persen.
Pada saat soft launching, NC Wear mengundang dari beberapa kalangan pecinta fashion Kota Makassar, desainer dan organisasi pengusaha wanita IWAPI.












