MAKASSAR, INKAM — Memasuki lingkungan sekolah baru, kerap menjadi momen yang menegangkan bagi sebagian besar siswa. Rasa canggung, gugup, hingga khawatir sulit beradaptasi menjadi hal yang lumrah.
Namun, pengalaman berbeda dirasakan para peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 13 Makassar, yang tahun ini dikemas lebih ramah, menyenangkan, dan bebas dari praktik perundungan.
Salah satu peserta didik baru, Laura Jeselyn Limpong, putri pasangan Belgin Limpong dan Nancy Olivia Massie, mengaku mengikuti seluruh rangkaian MPLS dengan penuh antusias.
Menurutnya, suasana yang dibangun sekolah membuat dirinya cepat mengenal teman-teman baru, sekaligus lebih percaya diri memasuki jenjang pendidikan yang baru.
Laura menuturkan, sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, ia sudah sering mendengar cerita mengenai MPLS di tingkat SMP. Karena itu, ia sempat membayangkan suasana orientasi yang menegangkan. Namun, pengalaman yang ia rasakan justru jauh berbeda.
“Awalnya saya sempat berpikir akan merasa gugup, karena memasuki lingkungan baru. Tapi setelah mengikuti MPLS di SMPN 13 Makassar, ternyata kegiatannya sangat menyenangkan. Kami diajak saling mengenal, bermain bersama, dan diberikan banyak informasi tentang sekolah. Jadi lebih cepat akrab dengan teman-teman baru,” ujar Laura.
Menurutnya, kegiatan MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bekal penting bagi siswa baru, untuk membangun rasa percaya diri sebelum memulai proses belajar mengajar.
Ia pun termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, aktif mengikuti berbagai kegiatan sekolah, serta mampu meraih prestasi selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 13 Makassar.
“Motivasi saya ingin belajar lebih giat, punya banyak teman, ikut kegiatan sekolah, dan memberikan kebanggaan kepada orang tua serta sekolah,” tuturnya.
Sementara itu, ibunda Laura, Nancy Olivia Massie, mengapresiasi pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 13 Makassar, yang dinilai memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta didik baru.
Menurutnya, pendekatan yang humanis membuat para orang tua tidak lagi khawatir melepas anak-anak mereka, memasuki lingkungan sekolah yang baru.
“Saya melihat kegiatan MPLS di SMPN 13 Makassar sangat positif. Anak-anak dikenalkan dengan lingkungan sekolah tanpa adanya tekanan. Mereka justru terlihat gembira dan lebih percaya diri setelah mengikuti kegiatan ini. Sebagai orang tua tentu kami merasa tenang, karena sekolah menghadirkan suasana yang ramah bagi anak,” ungkap Nancy.
Sebelumnya, Kepala SMP Negeri 13 Makassar, Drs. Ramli, M.Pd., menjelaskan, MPLS tahun ini bertujuan mengenalkan seluruh ekosistem sekolah kepada peserta didik baru.
Mulai dari lingkungan sekolah, para guru, tenaga kependidikan, hingga kakak kelas, yang nantinya akan menjadi bagian dari kehidupan mereka selama bersekolah.
Mengusung konsep MPLS Ramah Anak dan Ramah Lingkungan sesuai arahan Kementerian, pihak sekolah berkomitmen menciptakan suasana belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan, sejak hari pertama.
Bahkan, pengurus OSIS turut berperan aktif mendampingi peserta didik baru, melalui berbagai kegiatan perkenalan dan ice breaking, sehingga suasana menjadi lebih cair dan penuh keakraban.












