Info Kejadian Makassar

Stok Pupuk Subsidi Regional Indonesia Timur Aman, Pupuk Indonesia Pastikan Kebutuhan Petani Terpenuhi

MAKASSAR, INKAM — PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Regional 4, tetap aman menjelang Triwulan II 2026.

Kepastian itu disampaikan, dalam kegiatan media gathering yang digelar di Virtu Resto & Cafe, Makassar, Rabu (22/4/2026).

Regional CEO 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani, mengatakan, perusahaan terus menjaga stabilitas operasional, guna mendukung kebutuhan pupuk nasional, sekaligus menjalankan penugasan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Produksi pupuk berada di kisaran 9,3 juta ton per tahun dan penjualan mencapai 13,9 juta hingga 14 juta ton. Ini menunjukkan kondisi perusahaan yang sehat, di mana produksi dan penjualan meningkat sehingga berdampak pada pertumbuhan laba dan aset,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Regional 4 Pupuk Indonesia mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, hingga Papua Barat Daya.

Hingga 20 April 2026, realisasi penyaluran pupuk subsidi secara nasional telah mencapai 2,85 juta ton atau sekitar 29 persen dari total alokasi nasional sebesar 9,85 juta ton.

Sementara untuk Regional 4, realisasi penyaluran tercatat sebesar 0,35 juta ton atau 21 persen dari alokasi sebesar 1,69 juta ton.

Wisnu menegaskan, stok pupuk di wilayah Regional 4 berada dalam kondisi aman. Berdasarkan data per 20 April 2026, total stok pupuk mencapai 218.158 ton, terdiri dari 205.451 ton pupuk subsidi dan 12.707 ton pupuk non-subsidi.

Baca Juga  Makassar Menuju Low Carbon City, TP PKK Kota Makassar Terapkan Program Less Plastik

Sebaran stok terbesar berada di Sulawesi Selatan sebesar 76.772 ton, disusul Sulawesi Tengah 18.823 ton, Sulawesi Barat 7.228 ton, Sulawesi Tenggara 5.984 ton, Sulawesi Utara 6.937 ton, serta Gorontalo 6.895 ton.

Untuk memperkuat distribusi, Pupuk Indonesia juga terus menyempurnakan sistem penyaluran, melalui implementasi Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025, termasuk penggunaan sistem digital i-Pubers yang memungkinkan monitoring distribusi secara lebih transparan dan akurat.

Selain itu, pemerintah juga telah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi. Harga pupuk urea kini ditetapkan sebesar Rp1.800 per kilogram atau Rp90.000 per zak, sementara pupuk NPK Phonska sebesar Rp1.840 per kilogram atau Rp92.000 per zak.

Untuk tahun 2026, alokasi pupuk subsidi sektor pertanian ditetapkan sebesar 9.550.000 ton, terdiri dari urea, NPK, NPK kakao, pupuk organik, dan ZA. Adapun komoditas penerima meliputi padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao, kopi, hingga ubi kayu.

Pupuk Indonesia optimistis dukungan kapasitas produksi yang besar, sistem distribusi terintegrasi, dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada petani, akan menjaga ketersediaan pupuk nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Kata Kunci:
Pupuk Indonesia, pupuk subsidi 2026, stok pupuk Sulawesi Selatan, pupuk subsidi Regional 4, harga pupuk subsidi terbaru, distribusi pupuk petani, ketahanan pangan Indonesia, pupuk subsidi Makassar

Baca Juga  Pemberdayaan Ekonomi Melalui Kerajinan Anyaman Seni Macrame, Berbasis Teknologi Informasi

Meta Deskripsi:
PT Pupuk Indonesia memastikan stok pupuk subsidi di Regional 4 meliputi Sulawesi, Maluku, dan Papua aman hingga 5 minggu ke depan. Stok di Sulsel tercatat terbesar mencapai 76.772 ton.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO