BONE, INKAM – Pangdam XIV/Hasanuddin, Bangun Nawoko, meninjau langsung kesiapan prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 920/Lasalaga, dalam kunjungan kerja di Marshaling Area (MA), Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Minggu (5/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pembinaan satuan, guna meningkatkan semangat, moril, dan profesionalisme prajurit dalam menghadapi berbagai tugas di lapangan.
Pangdam didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIV/Hasanuddin, serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) Yonif TP 920/Lasalaga, Andri Putra Situmorang.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut, sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas internal satuan.
Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya menjaga semangat dan meningkatkan moril prajurit. Ia menilai, prajurit yang memiliki semangat tinggi, akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan tugas secara optimal dan profesional.
“Semangat dan moril adalah kunci utama dalam pelaksanaan tugas. Prajurit harus selalu siap, tangguh, dan profesional di setiap kondisi,” tegasnya.
Selain memberikan motivasi, Pangdam juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebutuhan operasional satuan. Bantuan yang akan diberikan meliputi kendaraan truk, sepeda motor, serta alat pertanian guna menunjang kegiatan teritorial di wilayah.
Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, sekaligus memperkuat peran TNI dalam membantu masyarakat.
Tak hanya itu, Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjaga disiplin dan menghindari segala bentuk pelanggaran.
Ia menegaskan, kehormatan satuan harus dijaga, demi mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.
“Jaga satuanmu, serta hindari segala bentuk pelanggaran,” pesan Pangdam.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian pimpinan terhadap kesiapan satuan di lapangan, sekaligus memperkuat sinergi antara prajurit, dan komando atas dalam mendukung tugas-tugas pertahanan dan pembangunan wilayah.















