MAKASSAR, INKAM – Universitas Bosowa (Unibos) resmi menggelar Rapat Kerja (Raker) Periode 2026–2031 di Hotel Aryaduta Makassar, sebagai langkah krusial, dalam merumuskan peta jalan (roadmap) pendidikan yang adaptif terhadap disrupsi teknologi dan dinamika global.
Forum strategis ini berfokus pada penyusunan program kerja inovatif, guna meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia sekaligus Direktur Direktorat Akademik dan Sistem Informasi Universitas Bosowa, Dr. Burhan, S.Pd., M.Pd., menegaskan, transformasi kepemimpinan yang tengah berlangsung harus berorientasi pada dampak nyata dan berkelanjutan bagi kemajuan institusi.
Hal ini selaras dengan harapan Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat, yang menyampaikan bahwa rapat kerja ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah strategis, yang membawa perubahan signifikan bagi Universitas Bosowa ke depan.
Rektor Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., dalam arahannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas unit, dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance).
Ia juga menegaskan komitmen institusi, untuk terus bergerak menuju visi Universitas Bosowa, sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, mandiri, dan berwawasan global.
Dalam pidatonya, Prof Batara Surya menegaskan urgensi transformasi di tengah perubahan global. “Kita sedang berada di era transformasi digital dan disrupsi teknologi. Pemanfaatan Artificial Intelligence dan Big Data harus terintegrasi dalam sistem pembelajaran serta tata kelola kampus agar Universitas Bosowa tetap relevan dan kompetitif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa, komitmen terhadap isu keberlanjutan, serta penguatan kemitraan global dengan industri dan mitra internasional.
Pemaparan Rencana Strategis (Renstra) Universitas Bosowa disampaikan oleh Wakil Rektor I, Dr. Sutia Budi, S.Pi., M.Si., yang menguraikan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Tambahan periode 2026–2031, sebagai landasan penyusunan program kerja seluruh unit.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengarahan teknis serta perumusan kertas kerja, oleh seluruh fakultas dan direktorat yang mengacu pada Renstra, KPI, dan IKU institusi.
Turut hadir dalam kegiatan ini, jajaran pimpinan Bosowa Education, Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat; Head of HR and GA Bosowa Education , Darmawan, dan Head of Marketing and Communication Bosowa Education, Andi Erwin Nuryadin.
Juga hadir jajaran pimpinan Universitas Bosowa, Wakil Rektor I Bidang akademik, riset, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat dan sistem informasi, Dr. Sutia Budi, S.Pi., M.Si; Wakil Rektor II bidang keuangan, perencanaan dan sumber daya, Dr. Muh. Kafrawi Yunus, S.E., M.M; Wakil Rektor III bidang mahasiswa, alumni, kerjasama dan pengebangan usaha, Prof. Dr. Ar. Nasrullah, S.T., M.T., IAI, serta Sekretaris Universitas, Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si., beserta seluruh pejabat struktural yang telah dilantik, Dewan Profesor, serta Senat Universitas.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Universitas, Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si., menyampaikan, bahwa apat kerja ini diharapkan menjadi titik akselerasi bagi Universitas Bosowa, untuk terus memperkuat posisinya sebagai institusi yang unggul, inovatif, dan kolaboratif, serta mampu memperluas kontribusi di tingkat internasional.”
Sebagai hasil dari rapat kerja ini, Universitas Bosowa menetapkan lima arah kebijakan strategis untuk periode 2026–2031, yaitu transformasi digital, penguatan riset terapan, pengembangan technopreneurship, internasionalisasi, serta peningkatan kontribusi nasional.
Melalui komitmen tersebut, Universitas Bosowa optimistis dapat terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi unggul, yang mampu mencetak lulusan kompetitif, adaptif, dan relevan dalam menghadapi tantangan global di masa depan.















