MAKASSAR, INKAM — Ramadan 2026 menjadi momentum berbagi yang penuh makna. Teh Celup Sosro melalui program Teh Celup Sosro Hidupkan Ramadanmu (THR), kembali menghadirkan kehangatan berbuka puasa bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.
Dalam program yang digelar secara nasional ini, Teh Celup Sosro berkolaborasi dengan FoodBank of Indonesia (FOI), untuk menyalurkan sebanyak 6.700 paket berbuka puasa ke 22 masjid yang tersebar di kedua wilayah tersebut.
Program ini tidak hanya sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi ruang mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Sejak pagi hari, suasana dapur komunitas masjid sudah dipenuhi aktivitas para relawan. Lebih dari 300 ibu-ibu terlibat aktif, mulai dari berbelanja bahan di pasar lokal hingga memasak hidangan berbuka.
Semangat gotong royong pun terasa kuat, mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas Ramadan.
Salah satu relawan, Sri Farida, mengaku bahagia bisa terlibat dalam kegiatan ini. Ia menyebut, momen berbagi seperti ini memberikan makna tersendiri.
“Kami senang bisa berbagi kebahagiaan. Melihat masyarakat berkumpul untuk berbuka bersama dengan senyum, membuat semua usaha terasa sangat berarti,” ujarnya.
Keunikan juga terlihat dari menu berbuka yang disajikan. Jika di wilayah lain ayam menjadi menu utama, di Sumatera Utara dan Aceh, olahan daging lembu dengan bumbu khas seperti daun tempuru dan asam sunti menjadi pilihan utama.
Hidangan tersebut dilengkapi buah-buahan serta teh hangat, yang menambah kehangatan suasana berbuka.
Menjelang waktu magrib, seluruh paket makanan didistribusikan. Masjid tidak hanya menjadi tempat pembagian makanan, tetapi juga ruang berkumpul masyarakat.
Lantunan ayat suci dan kultum turut menghadirkan suasana yang tenang dan penuh makna, terutama di tengah proses pemulihan pascabencana di beberapa wilayah.
Brand Manager Teh Celup Sosro, Indi Raisa Girsang, menyampaikan, program ini merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam menghadirkan kehangatan Ramadan.
“Ramadan identik dengan kebersamaan. Kami ingin menghadirkan momen tersebut, melalui hidangan sederhana yang bisa dinikmati bersama,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap masyarakat, yang masih dalam proses pemulihan pascabencana di Sumatera Utara dan Aceh.
Kehadiran program ini, diharapkan mampu memberikan semangat dan harapan baru bagi masyarakat.
Senada dengan itu, Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia, Wida Septarina, menegaskan, kolaborasi ini memperluas gerakan berbagi melalui dapur komunitas.
Menurutnya, ribuan relawan yang terlibat menjadi kekuatan utama, dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Meski dihadapkan pada tantangan seperti fluktuasi harga bahan pokok dan distribusi pangan, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Banyak warga datang ke masjid untuk kembali merajut kebersamaan yang sempat terputus.
Melalui program ini, Teh Celup Sosro berharap Ramadan tidak hanya menjadi momen berbagi hidangan, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.















