Info Kejadian Makassar

KHGT Muhammadiyah Disosialisasikan di Forum Rukyat Kemenag Unismuh

MAKASSAR, INKAM – Pemantauan hilal 1 Syawal 1447 Hijriah yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, di Observatorium Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kamis, 19 Maret 2026, menjadi momentum strategis bagi Muhammadiyah, untuk menyosialisasikan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Kegiatan yang dihadiri unsur Kemenag, BMKG, Badan Hisab Rukyat, MUI, Pengadilan Agama, hingga akademisi itu, tidak hanya berfokus pada rukyatul hilal, tetapi juga menjadi ruang dialog antara pendekatan hisab dan rukyat, yang selama ini kerap dipersepsikan berbeda.

Rektor Unismuh Makassar, Abdul Rakhim Nanda, menegaskan, Muhammadiyah telah bertransformasi dalam penentuan awal bulan hijriah. Organisasi tersebut kini menggunakan KHGT sebagai sistem kalender Islam global, menggantikan pendekatan hisab hakiki wujudul hilal.

Menurutnya, KHGT merupakan perubahan mendasar dalam cara pandang penanggalan Islam. Sistem ini memandang bumi sebagai satu kesatuan waktu umat Islam, sehingga penentuan awal bulan tidak lagi terbatas pada wilayah lokal, melainkan berbasis parameter astronomis global.

Ia menjelaskan, KHGT menggunakan standar imkanur rukyat global dengan kriteria tinggi hilal minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat, serta merujuk pada waktu universal (UTC).

Pendekatan ini dinilai mampu memberikan kepastian dalam penentuan awal bulan, termasuk Idulfitri yang telah ditetapkan Muhammadiyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

“Ini bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan. Pembacaan hilal tidak lagi sederhana, tetapi berbasis data astronomi yang terukur,” ujarnya.

Baca Juga  Aplikasi Motorku X Fiturnya Semakin Lengkap, Apakah itu?

Lebih jauh, Rakhim menyebut, KHGT juga menjadi solusi atas persoalan praktis umat Islam global, seperti perbedaan jumlah hari puasa akibat perbedaan wilayah atau metode penetapan kalender.

Ia menilai, sains dapat menjadi jalan tengah untuk menjembatani perbedaan antara metode hisab dan rukyat, sekaligus menghindari ketidaksinkronan ibadah.

Di sisi lain, forum rukyat di Unismuh menunjukkan bahwa perbedaan pendekatan tidak harus berujung pada konflik, melainkan dapat menjadi ruang edukasi dan saling memahami antar pemangku kepentingan.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO