MAKASSAR, INKAM – Kompetensi visualisasi arsitektur mahasiswa, kembali menunjukkan kualitasnya di panggung nasional, melalui capaian Algian Fasda Losong, mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Bosowa, yang berhasil masuk Top 10 Terbaik pada ajang Sayembara Rendering Vol. 3.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Brickyplan bekerja sama dengan Baidu Visual, dan diikuti sekitar 350 peserta dari kalangan arsitek profesional serta mahasiswa arsitektur se-Indonesia, pada 24 Januari 2026.
Capaian tersebut, mencerminkan kualitas kemampuan rendering dan ketajaman visual storytelling yang dimiliki mahasiswa Unibos, dalam menerjemahkan gagasan arsitektural, ke dalam visual yang komunikatif dan estetik.
Persaingan ketat dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan praktisi profesional, menjadi bukti bahwa karya yang dihasilkan mampu bersaing dalam standar penilaian nasional, yang terkurasi oleh expert render.
Sayembara Rendering Vol. 3 sendiri merupakan ajang bergengsi yang tidak hanya memperebutkan prize pool, tetapi juga menjadi ruang promosi kompetensi personal, studio, serta keterampilan visualisasi arsitektur secara profesional.
Melalui seleksi ketat dan kurasi kualitas visual, ajang ini menempatkan kreativitas, ketepatan konsep, serta kekuatan komunikasi visual sebagai indikator utama penilaian.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan, bahwa ekosistem akademik di Universitas Bosowa, mampu mendorong mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan praktis, yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif dan profesi arsitektur.
Dukungan pembelajaran berbasis proyek dan penguatan kompetensi digital visual, menjadi faktor penting dalam membentuk daya saing mahasiswa pada level nasional.
Algian Fasda Losong mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut, serta menegaskan komitmennya untuk terus berkembang di bidang visualisasi arsitektur.
“Saya sangat bersyukur bisa masuk Top 10 dalam kompetisi nasional ini. Prosesnya tidak mudah karena peserta yang ikut sangat kompetitif, tetapi pengalaman ini justru memotivasi saya, untuk terus meningkatkan kualitas karya dan membawa nama baik Universitas Bosowa di tingkat yang lebih luas,” ujarnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan menunjukkan kapasitas unggul di berbagai ajang nasional maupun internasional.
Dengan konsistensi dalam pengembangan kompetensi dan kreativitas mahasiswa, Universitas Bosowa semakin memperkuat posisinya, sebagai institusi yang melahirkan talenta arsitektur berdaya saing tinggi, dan adaptif terhadap perkembangan industri kreatif global.















