MAKASSAR, INKAM – Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Plataran Makassar menghadirkan pengalaman berbuka puasa, yang berbeda lewat program Ramadan Iftar 2026.
Mengusung konsep elegan dengan sentuhan budaya Nusantara, restoran ini menawarkan suasana hangat, intim, sekaligus berkelas bagi keluarga, kolega, hingga komunitas yang ingin berbuka bersama.
Sebagai bagian dari jaringan hospitality nasional Plataran Indonesia, Plataran Makassar membawa tradisi iftar legendaris, yang sebelumnya dikenal luas di Jakarta dan berbagai kota besar.
Kini, pengalaman serupa bisa dinikmati masyarakat Makassar, dengan standar layanan premium khas Plataran.
Restaurant Manager Ruddy Wahyudi mengatakan, Ramadan selalu menjadi momen istimewa untuk mempererat kebersamaan. Karena itu, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman berbuka yang bukan hanya soal makanan, tetapi juga suasana.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk berkumpul. Kami ingin tamu merasa seperti berbuka di rumah sendiri, hangat, akrab, tapi tetap dengan pelayanan berkelas,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Ia menambahkan, konsep yang diusung tahun ini dirancang lebih personal dan berkesan. “Kami tidak sekadar menyajikan buffet. Kami menghadirkan pengalaman dining yang menyentuh sisi emosional, dari rasa, suasana, hingga interaksi di meja makan,” lanjut Ruddy.
Mengusung DNA “Nature, Culture, Community”, Plataran Makassar memadukan desain ruang indoor dan semi-outdoor yang nyaman dengan sentuhan arsitektur alami.
Tersedia pula private room, untuk kebutuhan buka puasa keluarga besar, corporate gathering, maupun komunitas, lengkap dengan musala yang tenang dan representatif.
Dari sisi kuliner, Ramadan Iftar 2026 menghadirkan ragam hidangan khas Nusantara dengan presentasi modern. Menu pembuka seperti Tahu Goreng Kremes dan Bikang Kandoang, menjadi pengantar selera sebelum menikmati hidangan utama.
Pilihan menu utama pun beragam, mulai dari Ayam Kayu Manis, Sate Ayam Jeruk Kasturi, Bistik Lidah Lebba-Lebba, Domba Kari Pistachio, hingga Kerapu Bungkus Daun Papua dan Lontong Sayur Ikan Bilis. Sementara takjil dan minuman segar, melengkapi momen berbuka dengan cita rasa autentik.
Menurut Ruddy, seluruh menu disiapkan dengan pendekatan khas Plataran, yang mengedepankan kekayaan rempah Nusantara.
“Kami ingin tamu merasakan nostalgia masakan Indonesia, tapi dengan tampilan dan kualitas restoran premium. Jadi rasanya familiar, tapi tetap istimewa,” jelasnya.
Tak hanya itu, tamu juga dapat memilih paket set menu maupun buffet sesuai kebutuhan. Plataran Makassar turut menghadirkan Ramadan Hampers sebagai bagian dari tradisi berbagi, serta penampilan Rampak Bedug pada 28 Februari 2026, untuk menambah semarak suasana Ramadan.
“Harapan kami, Plataran Makassar bisa menjadi destinasi utama berbuka puasa di kota ini. Tempat orang datang bukan hanya untuk makan, tetapi untuk merayakan kebersamaan dan menciptakan kenangan,” tutup Ruddy.












