MAKASSAR, INKAM – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau langsung kesiapan operasional Koperasi Merah Putih (KKMP) Kelurahan Mangasa, Kota Makassar.
Hasilnya, pembangunan fisik koperasi menunjukkan progres signifikan, dan kini telah mencapai sekitar 90 persen, mendekati tahap akhir penyelesaian.
Pembangunan yang dimulai sejak Desember 2025 itu diproyeksikan segera rampung, dan siap beroperasi penuh sebagai pusat distribusi pangan masyarakat.
Kehadiran KKMP Mangasa diharapkan menjadi solusi konkret, dalam menjaga ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau di tingkat kelurahan.
Dalam pengembangan unit usaha, KKMP Mangasa telah menggandeng Perum BULOG, khususnya untuk penyediaan dan distribusi beras.
Kolaborasi ini dinilai strategis guna memperkuat rantai pasok, sekaligus menekan gejolak harga beras di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk pelayanan langsung, koperasi rutin membuka stan penjualan beras murah setiap pekan di sejumlah titik di wilayah Mangasa.
Program ini membantu warga memperoleh beras dengan harga lebih rendah, sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan.
Ketua KKMP Mangasa, M. Nurdiansyah, menegaskan arah pengembangan koperasi ke depan, akan difokuskan pada kebutuhan pokok masyarakat.
“Pembangunan KKMP ini ke depan bisnis corenya akan diarahkan pada penyediaan sembako. Kami berharap koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di Kelurahan Mangasa,” ujarnya.
Saat ini, jumlah anggota koperasi tercatat sebanyak 50 orang dengan simpanan wajib Rp100 ribu per anggota.
Keanggotaan ditargetkan terus bertambah seiring operasional penuh koperasi, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran KKMP, sebagai wadah ekonomi kerakyatan.
Melalui penguatan kelembagaan, kolaborasi dengan BUMN pangan, serta layanan langsung ke warga, KKMP Mangasa diharapkan mampu menjadi salah satu pilar ketahanan pangan, sekaligus penggerak ekonomi lokal di Kota Makassar.















