INKAM – Emas membuka perdagangan awal pekan ini, dengan mencetak harga tertinggi terbaru (all time high/ATH).
Logam mulia tersebut melanjutkan tren penguatan yang terjadi secara berturut-turut, mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Pada perdagangan terkini, harga emas terpantau menguat ke kisaran US$5.111 per troy ounce, atau naik sekitar 2,20 persen.
Kenaikan ini menegaskan posisi emas, sebagai instrumen investasi yang semakin diminati, di tengah tekanan geopolitik dan dinamika perdagangan internasional yang belum mereda.
Ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut, menjadi salah satu faktor utama pendorong reli emas. Situasi global yang sulit diprediksi membuat investor cenderung mengalihkan aset mereka ke instrumen safe haven seperti emas, yang dinilai lebih stabil dalam menjaga nilai kekayaan.
Selain faktor geopolitik, pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) turut memberikan sentimen positif bagi harga emas.
Melemahnya USD membuat emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga mendorong peningkatan permintaan di pasar global.
Kombinasi antara ketegangan global dan pergerakan mata uang ini membuat emas semakin bersinar di pasar komoditas.
Analis menilai, selama ketidakpastian masih membayangi perekonomian dunia, harga emas berpotensi tetap bergerak kuat dengan volatilitas yang relatif tinggi.
Dengan mencetak rekor baru di awal pekan, emas kembali menunjukkan perannya sebagai aset pelindung nilai yang andal, sekaligus menjadi perhatian utama investor, yang mencari keamanan di tengah gejolak ekonomi dan politik global. (Adi Syawal)















