Info Kejadian Makassar

OJK Sulselbar dan FKJK Tancap Gas Awal 2026, Siapkan Strategi Dorong Ekonomi Daerah

MAKASSAR, INKAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKJK) Sulselbar, menegaskan kesiapan menyongsong tahun 2026, melalui sinergi program lintas sektor jasa keuangan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Ngobrol Santai (NGOBRAS) yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Makassar, Rabu (21/1/2026).

Forum ini menjadi agenda strategis awal tahun, yang mempertemukan jajaran pengurus FKJK Sulselbar, untuk menyelaraskan rencana kerja tahunan.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, yang juga menjabat Ketua FKJK Sulselbar, menyampaikan, kerangka kerja tahun 2026 difokuskan pada penciptaan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sinergi regulator dan industri jasa keuangan tidak hanya menjaga stabilitas sektor keuangan, tetapi juga harus mampu menciptakan ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Muchlasin.

Ia menjelaskan, kegiatan NGOBRAS menjadi wadah konsolidasi antara OJK dan pelaku industri jasa keuangan, mulai dari perbankan, asuransi, pembiayaan, pasar modal, hingga sektor jasa keuangan lainnya yang beroperasi di wilayah Sulselbar.

“Melalui dialog informal namun substantif, kita dapat menyamakan persepsi, agar kebijakan dan program yang dijalankan sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah,” katanya.

Dalam forum tersebut, OJK dan FKJK Sulselbar menyepakati sejumlah fokus program strategis tahun 2026.

Salah satunya adalah dukungan terhadap sektor produktif dan UMKM, melalui perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga  Dorong Ekonomi Syariah, OJK Sulselbar Gelar GERAK Syariah Selama Ramadan

Selain itu, penguatan literasi dan inklusi keuangan secara masif juga menjadi prioritas, dengan melanjutkan capaian tahun sebelumnya.

Program inovatif seperti LAYARKU (Layanan Literasi dan Inklusi Keuangan) serta GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan), akan terus digencarkan, khususnya di wilayah pelosok Sulawesi Barat dan kawasan perdesaan di Sulawesi Selatan.

Muchlasin menambahkan, aspek mitigasi risiko dan perlindungan konsumen turut menjadi perhatian utama.

“Kami mendorong penguatan pengawasan mandiri di internal industri, untuk memberantas praktik keuangan ilegal, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan formal,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada sektor ekonomi, FKJK Sulselbar juga merancang penguatan kegiatan sosial, keagamaan, dan kebersamaan.

Program kemanusiaan seperti penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat prasejahtera, peringatan hari besar keagamaan, hingga kegiatan bakti sosial di wilayah terdampak bencana turut masuk dalam agenda kerja 2026.

Forum ini juga akan rutin menggelar kegiatan seni dan olahraga, seperti Porseni, guna memperkuat solidaritas dan rasa kekeluargaan antar insan industri jasa keuangan di Sulselbar.

“Solidaritas yang kuat menjadi modal penting, dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks,” kata Muchlasin.

Melalui kolaborasi OJK dan FKJK Sulselbar, diharapkan sektor jasa keuangan dapat semakin berperan sebagai pilar utama, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, secara berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO