Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Sosialisasi SNPMB dan KIP-Kuliah di Soppeng, Unhas Tegaskan Proses Akuntabel

MAKASSAR, INKAM – Universitas Hasanuddin (Unhas) menyebarkan imbauan kepada masyarakat, melalui kegiatan Sosialisasi dan Promosi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), yang berlangsung di SMAN 1 Soppeng, Senin (19/1/2025).

Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang aktif mengajukan berbagai pertanyaan, seputar proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Salah satu pertanyaan yang mencuat, berasal dari siswa yang ingin memastikan ketentuan wajib kepemilikan akun SNPMB bagi peserta seleksi.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Dr. Maskun, S.H., LL.M, menegaskan, seluruh peserta SNBP dan SNBT wajib memiliki akun SNPMB, serta harus memperhatikan batas akhir registrasi.

Prof. Maskun menegaskan, manipulasi nilai merupakan bentuk kecurangan serius yang dapat berakibat pada pembatalan kelulusan, meskipun peserta telah dinyatakan lulus.

“Jangan percaya jika ada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, karena seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui laman SNPMB dan Unhas,” ucap Wakil Dekan Fakultas Hukum itu.

Salah satu siswa juga mempertanyakan, apakah Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi SNBP di Universitas Hasanuddin.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Maskun menyampaikan, kebijakan resmi terkait TKA akan diumumkan langsung oleh Unhas, melalui konferensi pers dalam waktu dekat.

Antusiasme siswa terus berlanjut, ketika muncul pertanyaan mengenai pengisian sertifikat prestasi pada jalur SNBP.

Baca Juga  Kapolda Sulsel Irjen Pol. Andi Rian Ajak Mahasiswa UIN Alauddin, Cerdas Gunakan Media Sosial di Era Digital

Dijelaskan bahwa siswa perlu mencantumkan tiga tingkat prestasi tertinggi, yang relevan dengan program studi yang akan dipilih, agar penilaian dapat dilakukan secara optimal.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas, Prof. Dr. Ir. Siti Aslamyah, M.P., menekankan pentingnya menyelaraskan pilihan program studi dengan minat dan nilai akademik.

Ia mengingatkan, keputusan memilih prodi merupakan langkah penting, yang akan menentukan masa depan mahasiswa.

“Ikuti kata hatimu, hal ini menentukan masa depan jadi pertimbangakn yang sesuai minat kamu, lihat peluangnya dan tentunya ikuti kata hati,” ujar Prof Aslamyah.

Pertanyaan terkait akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu turut mewarnai sesi diskusi. Menanggapi hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas, Dr. Wahiduddin, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa calon mahasiswa tetap memiliki peluang, melanjutkan pendidikan melalui program KIP-Kuliah Merdeka.

Ia menekankan pentingnya keakuratan data yang diinput saat pendaftaran, mengingat seluruh informasi akan melalui proses verifikasi dan survei sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dalam KIP-Kuliah ini kalian akan dibiayai oleh negara, UKT ditanggung, diberikan uang bulanan. Untuk mempertahankan itu hingga semester 8 kalian minimal memiliki IPK sebesar 2,75,” ujar Wahiduddin.

Melalui dialog langsung ini, Universitas Hasanuddin berharap para siswa memperoleh pemahaman yang utuh, dan tidak terjebak pada informasi yang keliru dalam mempersiapkan diri mengikuti SNPMB.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Tegas Hadirkan Solusi Tarif Driver Online, lewat Kesepakatan SK Gubernur
CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah