MAKASSAR, INKAM – Kinerja sektor perbankan di wilayah Sulampua, menunjukkan tren positif hingga November 2025.
Total aset perbankan tercatat mencapai Rp572,44 triliun, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 4,26 persen.
Pertumbuhan aset tersebut didorong oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 5,86 persen, menjadi Rp362,46 triliun. Struktur DPK masih didominasi tabungan, disusul giro dan deposito.
Di sisi penyaluran dana, kredit perbankan tumbuh 4,05 persen secara tahunan dengan total mencapai Rp449,98 triliun. Kredit produktif dan konsumtif tetap menjadi penopang utama pertumbuhan.
Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin mengatakan, fungsi intermediasi perbankan di Sulampua berjalan optimal, meski menghadapi tantangan ekonomi.
“Perbankan tetap menyalurkan kredit secara selektif dan prudent, untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan risiko,” ujarnya.
OJK terus mendorong perbankan, agar menjaga kualitas penyaluran kredit, demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.















