MAROS, INKAM — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Andi Rachmatika Dewi, memberikan apresiasi tinggi kepada Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, atas komitmennya mengawal pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sebagai salah satu program prioritas nasional.
Hal itu disampaikan saat mendampingi Pangdam meninjau progres pembangunan KDKMP di Desa Bontomatene, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Rabu (31/12/2025).
Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pemantauan langsung, untuk memastikan percepatan pembangunan berjalan sesuai target yang ditetapkan.
Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan, program Koperasi Merah Putih merupakan amanah Presiden Republik Indonesia, yang harus diwujudkan di seluruh desa dan kelurahan, sebagai tulang punggung kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurut Mayjen Bangun Nawoko, wilayah Kodam XIV/Hasanuddin ditargetkan membangun sebanyak 4.581 koperasi, dengan 1.200 unit di antaranya telah memasuki tahap pembangunan.
Ia menekankan, dukungan dan pendampingan TNI AD di lapangan bertujuan, agar langkah pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi warga.
“Koperasi Merah Putih bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi membangun kekuatan ekonomi rakyat dari desa. Ini adalah tanggung jawab besar yang kami kawal, untuk memastikan masyarakat merasakan dampaknya,” tegas Pangdam di sela kunjungan.
Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menyampaikan rasa terima kasih atas pengawalan yang dilakukan TNI AD, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin.
Menurutnya, kehadiran dan dukungan Pangdam menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan, yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Sulsel.
“Atas nama masyarakat Sulawesi Selatan, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen Pangdam dan jajaran. Kami berharap Koperasi Merah Putih menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan, menghadirkan manfaat nyata bagi warga hingga pelosok daerah,” ujarnya.
Peninjauan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional, yang berlandaskan pemberdayaan dan kemandirian ekonomi desa.















