BONE/SOPPENG, INKAM — PT Telkomsel terus memperkuat komitmennya, dalam pemerataan akses telekomunikasi, dengan menghadirkan enam Base Transceiver Station (BTS) 4G baru di Kabupaten Bone dan Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata Telkomsel, dalam mendukung transformasi digital hingga ke wilayah pelosok.
Enam BTS 4G tersebut secara resmi dihadirkan di Kabupaten Bone, meliputi Desa Lappa Bosse, Desa Batu Lappa, dan Desa Wellulang. Sementara di Kabupaten Soppeng, BTS 4G dibangun di Desa Kessing, Desa Inrello, dan Desa Padang Loang.
Peresmian kehadiran BTS 4G ini dilakukan secara langsung oleh Ismail Bachtiar, Anggota MPR/DPR RI Fraksi PKS, pada periode 20–21 Desember 2025 lalu.
Kehadiran infrastruktur ini, menjadi bentuk sinergi antara Telkomsel dan pemangku kepentingan, dalam mendorong percepatan transformasi digital di daerah.
Manager Network Operations and Productivity Telkomsel Branch Bone, Abdul Safar, menyampaikan, Telkomsel terus berupaya menghadirkan layanan telekomunikasi yang inklusif dan berkelanjutan, agar masyarakat di seluruh wilayah dapat menikmati manfaat teknologi digital.
“Hadirnya BTS 4G ini merupakan bukti komitmen Telkomsel, dalam mendukung pemerataan akses telekomunikasi dan mendorong transformasi digital di daerah. Dengan konektivitas yang semakin baik, berbagai aktivitas digital seperti pembelajaran daring, pengembangan usaha mikro, hingga komunikasi sehari-hari dapat berjalan lebih lancar,” ujar Abdul Safar.
Ia menambahkan, perluasan jaringan 4G LTE ini juga menjadi bagian dari dukungan Telkomsel terhadap program pemerintah, dalam pemerataan infrastruktur digital, khususnya di wilayah rural dan kawasan 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
Sementara itu, Ismail Bachtiar menyampaikan apresiasi atas langkah Telkomsel, yang terus memperluas jaringan hingga ke daerah terpencil. Menurutnya, kehadiran BTS 4G tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
“Kami membuka ruang untuk menerima aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan layanan, agar pemerataan akses telekomunikasi dapat terwujud secara optimal,” ungkap Ismail.
Dengan jaringan yang semakin luas dan andal, Telkomsel berharap kehadiran BTS 4G ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat sektor pendidikan melalui kemudahan akses informasi, serta membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM untuk bersaing di pasar digital.
Telkomsel optimistis, enam BTS 4G yang dihadirkan di Bone dan Soppeng ini akan menjadi penggerak kemajuan ekonomi, pendidikan, dan sosial di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat langkah menuju masa depan digital Indonesia yang lebih merata, inklusif, dan berdaya saing.















