PANGKEP, INKAM – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) periode 2025–2028 resmi digelar, dan menetapkan kepengurusan baru.
Kegiatan tersebut berlangsung di Warkop Hj. Hasra, Jalan Poros Makassar–Pare, Sabtu siang (20/12/2025).
Muskab SMSI Pangkep dibuka langsung oleh Ketua SMSI Sulawesi Selatan, Anwar Sanusi, didampingi Sekretaris SMSI Sulsel, H. Mappiar HA.
Suasana musyawarah berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat persatuan insan pers media siber di daerah.
Dalam sambutannya, Anwar Sanusi menegaskan, SMSI bukan organisasi baru dalam dunia pers nasional.
Ia menyebut, SMSI telah berkembang pesat dengan struktur kepengurusan yang kuat, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional, bahkan merambah ke luar negeri.
“SMSI bukan organisasi baru. Di Sulawesi Selatan, hampir seluruh kabupaten dan kota telah terbentuk kepengurusannya. Secara nasional, SMSI juga terus berkembang, bahkan hingga ke luar negeri,” ujar Anwar Sanusi.
Ia menambahkan, keberadaan SMSI di daerah memiliki peran strategis dalam menjaga marwah pers, mendorong profesionalisme perusahaan media siber, serta membangun sinergi positif dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
“SMSI hadir sebagai wadah perusahaan media siber, yang berkomitmen terhadap regulasi pers, kode etik jurnalistik, dan pemberitaan yang bertanggung jawab,” tegasnya.
Melalui mekanisme musyawarah mufakat, forum Muskab menetapkan Baharuddin Tatang sebagai Ketua SMSI Kabupaten Pangkep periode 2025–2028.
Penetapan tersebut dilakukan melalui pembentukan tiga orang formatur, yakni Baharuddin Tatang, Saharuddin, dan Hj. Hasrawati.
Berdasarkan hasil kerja formatur, susunan pengurus inti SMSI Pangkep ditetapkan dengan Baharuddin Tatang sebagai Ketua, H. Suhidin Edo sebagai Sekretaris, dan Hj. Hasrawati sebagai Bendahara. Sejumlah seksi bidang turut dibentuk guna memperkuat roda organisasi.
Ketua terpilih SMSI Pangkep, Baharuddin Tatang, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan SMSI sebagai organisasi yang solid, profesional, dan inklusif bagi seluruh perusahaan media siber di Kabupaten Pangkep.
“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar. Ke depan, SMSI Pangkep akan kami kelola sebagai organisasi yang solid dan profesional,” ujar Baharuddin Tatang.
Ia menegaskan, kepengurusan baru akan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia media, kepatuhan terhadap regulasi pers, serta menjaga independensi dan etika jurnalistik.
“Kami ingin SMSI Pangkep memberi manfaat nyata, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga bagi masyarakat melalui pemberitaan yang berkualitas, berimbang, dan mencerdaskan,” tambahnya.
Selain itu, Baharuddin Tatang menekankan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan, tanpa mengesampingkan fungsi kontrol pers.
“Sinergi adalah kunci. SMSI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, dengan tetap menjaga independensi pers yang bertanggung jawab,” pungkasnya.















