Info Kejadian Makassar

Implementasi Pemasaran Digital dan QRIS, Dorong Transformasi UMKM Soto Ayam Selera Kita

MAKASSAR, INKAM – Upaya transformasi digital terus didorong, untuk memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satunya dilakukan melalui program Implementasi Pemasaran Digital Berbasis Media Sosial dan Sistem Pembayaran QRIS, yang menyasar UMKM Soto Ayam Selera Kita, milik Mba Sripuji Yanuar, di Kota Makassar.

Kegiatan ini dilaksanakan di depan kantor Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Makassar, Jalan Ranggong, Maloku, Kecamatan Ujung Pandang.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi digital pelaku UMKM, agar mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi.

Program pendampingan ini dilaksanakan dengan bimbingan langsung dari Novika Ayu Triany, S.I.Kom., M.I.Kom., CPSPR®️, Koor. MK, yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai tujuan.

Fokus utama pendampingan adalah penguatan literasi digital, serta pemanfaatan teknologi pemasaran dan pembayaran non-tunai.

Beragam materi praktis diberikan kepada pelaku UMKM, mulai dari pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana, perancangan identitas visual usaha seperti banner, logo, dan desain menu, hingga pembuatan akun Instagram resmi UMKM. Peserta juga dibekali kemampuan menyusun konten promosi digital yang efektif.

Tak hanya itu, pelaku UMKM juga mendapatkan pendampingan langsung, dalam implementasi sistem pembayaran non-tunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Seluruh materi disampaikan secara aplikatif, agar dapat langsung diterapkan secara mandiri setelah program berakhir.

Ketua tim pelaksana, Muh. Daffa Al Ayyuby Sulaeman, menjelaskan, kegiatan ini dirancang sebagai bentuk nyata menjembatani UMKM dengan ekosistem digital yang terus berkembang.

Baca Juga  Mahasiswa UC Makassar Latih UMKM Genharafood Kelola Keuangan, Bukti Nyata Dampak Sosial Kampus

Menurutnya, banyak pelaku UMKM memiliki produk berkualitas, namun belum terhubung secara optimal dengan media pemasaran modern.

“Kami ingin memastikan UMKM seperti Soto Ayam Selera Kita dapat bersaing, memiliki citra usaha yang kuat, serta memanfaatkan pembayaran digital untuk meningkatkan kenyamanan konsumen,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik UMKM Mba Sripuji Yanuar menyampaikan apresiasi dan respons positif terhadap pelatihan yang diikuti.

Ia mengaku, kegiatan tersebut sangat membantu dalam memahami pengelolaan usaha secara lebih profesional.

“Selama ini saya fokus memasak dan berjualan, tapi belum paham laporan keuangan, promosi media sosial, maupun penggunaan QRIS. Setelah ikut kegiatan ini, saya jadi lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha,” tuturnya.

Program ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi efektif antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM, dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, melalui peningkatan literasi digital, profesionalisme usaha, serta adaptasi terhadap teknologi pembayaran modern.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan terus diperluas, sebagai kontribusi nyata dalam pemberdayaan sektor UMKM di Kota Makassar.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO