Info Kejadian Makassar

TNI Tegaskan Pembangunan Yonif TP 872/Andi Djemma Mengedepankan Pendekatan Humanis

MAKASSAR, INKAM – TNI Angkatan Darat menegaskan, pembangunan Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 872/Andi Djemma di Desa Rampoang, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, tidak berkaitan dengan perebutan lahan.

Lahan tersebut telah resmi dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan proses pembangunan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Insiden kericuhan pada 5 Desember lalu terjadi, akibat provokasi sejumlah oknum yang berupaya menghentikan pembukaan lahan.

Dandim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro menjelaskan, awalnya kondisi berjalan aman, sebelum sekelompok warga datang menghadang alat berat, mengintimidasi petugas, hingga memukul aparat keamanan.

“Aparat tidak bersikap represif, melainkan merespons tindakan penghalangan pekerjaan yang memiliki dasar hukum,” ujarnya.

TNI menyebutkan, pembangunan markas Yon TP 872 menjadi langkah strategis, dalam memperkuat pertahanan kawasan Luwu Raya.

Dalam pelaksanaannya, TNI mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada masyarakat setempat, agar proses konstruksi berjalan kondusif.

Di tengah beragam opini publik, TNI menyampaikan bahwa warga memiliki hak untuk menempuh jalur hukum.

Namun, masyarakat diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat, sehingga penyelesaian dapat dilakukan secara konstruktif, tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

Baca Juga  Kodim 1408/Makassar Gelar Donor Darah “Seribu Tangan Kemanusiaan” Sambut HUT ke-80 RI
WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO