MAKASSAR, INKAM – Anggota DPRD Makassar, Rezki, mengawali Reses Pertama Masa Persidangan 2025/2026 dengan menemui konstituen di Kerung-Kerung, Kelurahan Maricaya Utara, Kecamatan Makassar, Senin (13/10/2025).
Pertemuan ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi, dengan keluhan utama terkait ketersediaan air bersih dari PDAM.
Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah warga mengungkapkan keresahan mereka terhadap layanan air PDAM yang kerap tidak mengalir, meski setiap bulan tetap dibebankan biaya tagihan.
“Kalau bisa Bu Dewan perhatikan warga terkait air PDAM. Kami tiap bulan hanya bayar beban, airnya tidak mengalir sama sekali,” keluh salah satu tokoh masyarakat.
Menanggapi hal itu, Rezki menegaskan, persoalan air bersih akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan. Ia berkomitmen melakukan koordinasi langsung dengan PDAM Makassar, sebagai mitra kerja di komisinya.
“Kami akan menanyakan langsung ke pihak PDAM. Hal ini akan menjadi catatan serius yang wajib kami perjuangkan,” tegasnya.
Rezki menambahkan, reses menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat. Menurutnya, setiap keluhan warga harus diperjuangkan agar masuk dalam program prioritas pemerintah kota.
“Aspirasi konstituen wajib diperjuangkan. Saya tekankan agar warga tidak ragu menyampaikan permasalahan pada setiap reses, agar bisa kami kawal,” ujarnya.
Selain soal air bersih, kegiatan reses juga menjadi ruang silaturahmi antara wakil rakyat dengan masyarakat, sekaligus sarana mendengar langsung persoalan riil di lapangan.
Rezki memastikan seluruh masukan warga akan ditindaklanjuti, sesuai mekanisme yang ada di DPRD Makassar.












