SIDRAP, INKAM — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi lokasi terakhir pelaksanaan Pameran Expo Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPMU) Universitas Hasanuddin.
Kegiatan yang digelar di Kantor Bupati Sidrap, Selasa (30/9), menghadirkan 39 tim pengabdian dengan berbagai produk riset, yang ditujukan sebagai solusi nyata bagi masyarakat.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas, Prof. Nasrum, menekankan pentingnya intensitas kegiatan ini.
Ia menyebut, expo pengabdian sebaiknya tidak hanya dilaksanakan setahun sekali, melainkan dapat digelar setiap semester, agar hasil riset bisa lebih cepat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Dengan demikian, kegiatan pengabdian dapat lebih intensif sekaligus menjadi sarana hilirisasi hasil riset. Produk yang dihasilkan pun akan semakin efisien sehingga benar-benar memudahkan masyarakat,” ujarnya.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menilai Sidrap memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, terlebih dengan keberadaan Kampus Vokasi Unhas di daerah tersebut.
Menurutnya, program pengabdian tidak boleh berhenti pada tahap uji coba, tetapi harus berlanjut menjadi kerja sama jangka panjang yang memberi manfaat berkesinambungan.
“Sidrap harus tampil sebagai teladan, bagaimana daerah dan universitas dapat bersama-sama menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Prof. JJ.
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., menyampaikan apresiasi atas kontribusi Unhas.
Ia menilai, kerja sama dengan perguruan tinggi tidak hanya mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga membawa dampak nyata pada ekonomi dan pembangunan daerah.
Sebagai tindak lanjut, expo ini dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan RSUD Sidrap dengan RS Unhas, terkait rujukan pelayanan kesehatan.
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat layanan kesehatan masyarakat, dengan dukungan keilmuan dan fasilitas Unhas.















