MAKASSAR, INKAM – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar resmi meluluskan 565 wisudawan dan wisudawati, pada acara wisuda yang berlangsung di kampus Poltekpar Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/9/2025).
Momentum ini menjadi tonggak penting dalam menyiapkan generasi baru, untuk memajukan pariwisata Indonesia di kancah global.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, yang hadir secara langsung, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan, dosen, orang tua, serta pihak yang berperan dalam keberhasilan pendidikan di Poltekpar Makassar.
“Pendidikan adalah kunci menyiapkan masa depan. Hari ini, kalian telah memegang kunci itu sebagai bekal untuk membuka peluang dan menapaki perjalanan baru dengan percaya diri,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Menteri Widiyanti menyinggung perkembangan pariwisata Indonesia yang menunjukkan tren positif.
Pada 2024, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 13,9 juta orang, naik 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga Juli 2025, tercatat 8,5 juta wisatawan mancanegara, atau tumbuh 10 persen dari periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan signifikan juga terjadi pada sektor wisatawan nusantara. Sepanjang 2024, tercatat lebih dari 1 miliar perjalanan wisata dalam negeri. Hingga pertengahan 2025, jumlah tersebut meningkat 19,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan ini adalah peluang besar, namun juga amanah. Pariwisata masa depan bukan hanya soal jumlah kunjungan, tetapi juga pengalaman berkualitas, kelestarian alam dan budaya, serta manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Widiyanti menekankan pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) unggul, adaptif, dan berdaya saing global, dalam mendukung transformasi sektor pariwisata.
Ia menaruh harapan besar kepada para lulusan Poltekpar Makassar, untuk menguasai keterampilan teknis sekaligus memiliki kepemimpinan, komunikasi lintas budaya, dan integritas tinggi.
“Adik-adik adalah generasi baru yang akan menjawab kebutuhan ini. Jadilah motor penggerak transformasi pariwisata Indonesia, agar mampu bersaing sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ia pun menitipkan empat pesan penting: jangan pernah berhenti belajar, bangun jejaring dan kolaborasi, jaga integritas, serta selalu ingat akar budaya dan tanah kelahiran.
Wisuda kali ini juga menghadirkan kisah inspiratif dari Ridho Raditya Putra, wisudawan Program Diploma 3 Perjalanan Wisata yang merupakan teman tuli.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur, serta mengajak rekan-rekan seangkatan untuk tetap optimistis meraih impian.
“Jangan pernah patah semangat. Perjalanan kita masih panjang, dan bahasa kebaikan akan selalu bisa diterima oleh siapa pun, termasuk teman tuli,” ungkapnya.
Sebanyak 565 lulusan berasal dari delapan program studi Diploma 3, yakni Divisi Kamar (46 orang), Tata Hidang (61 orang), Seni Kuliner (66 orang), Perjalanan Wisata (64 orang), Pengelolaan Konvensi dan Acara (89 orang), Usaha Perjalanan Wisata (95 orang), Pengelolaan Perhotelan (65 orang), serta Destinasi Pariwisata (79 orang).
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat penting, di antaranya Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Martini Mohamad Paham, Direktur Poltekpar Makassar Herry Rachmat Widjaja, serta pimpinan Poltekpar dari Bali, Lombok, dan para alumni direktur Poltekpar Makassar.
Selain itu, hadir pula Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Iqbal Nadjamuddin, pimpinan asosiasi usaha dan profesi pariwisata, serta para tamu undangan.
Kehadiran tokoh-tokoh penting ini, semakin menegaskan komitmen bersama untuk mencetak SDM pariwisata berkualitas, dan mendukung daya saing Indonesia di kancah internasional.















