PANGKEP, INKAM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 77 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar sosialisasi pembuatan biokompos di Kantor Kelurahan Sibatua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Minggu (10/8/2025).
Program kerja ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pemanfaatan sisa sampah dapur menjadi pupuk organik yang bermanfaat, sekaligus mengurangi timbunan limbah rumah tangga.
Lurah Sibatua, Agussalim, S.E., yang membuka acara, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN.
“Kehadiran mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar membantu masyarakat dalam mengolah sisa sampah dapur menjadi pupuk kompos yang berguna,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Kelurahan KKN, Fadhil Arsyam G., berharap agar program ini dapat terus diterapkan oleh warga.
“Saya berharap sosialisasi pembuatan biokompos ini bisa ditindaklanjuti oleh masyarakat, khususnya yang bekerja di sektor pertanian,” ungkapnya.
Praktik pembuatan biokompos dipandu oleh Ayiska Pramulia, anggota KKN Angkatan 77, bersama tokoh pemuda Sibatua, Sudirman.
Mereka menjelaskan tahapan pembuatan biokompos menggunakan bahan seperti EM4, feses sapi, sisa sampah dapur, jerami, tanah gembur, dan daun kering.
Sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Salah seorang warga menanyakan perbedaan bahan pembuatan kompos menggunakan bawang merah dan bawang putih.
Sudirman menjelaskan, bahan utama kompos bervariasi, sementara EM4 dipilih karena mengandung bakteri pengurai yang efektif.
Ayiska menambahkan, bawang memiliki fungsi biostimulan, antibakteri, dan antifungi untuk tanaman.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Angkatan 77 berharap, pembuatan biokompos berbasis EM4 dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi limbah organik, meningkatkan nilai ekonomi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kelurahan Sibatua.












