Info Kejadian Makassar

Mahasiswa Arsitektur Unibos Sulap Limbah Jadi Panel Akustik Ramah Lingkungan

MAKASSAR, INKAM – Mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Bosowa (Unibos) kembali menghadirkan inovasi kreatif, yang menggabungkan nilai keberlanjutan dan fungsionalitas, melalui proyek pengembangan panel akustik berbahan limbah.

Proyek ini berfokus pada pemanfaatan material bekas pakai yang selama ini dianggap tidak bernilai, seperti karton gelombang, kertas koran, dan serbuk kayu, yang dipadukan dengan lem alami berbahan pati kanji.

Dalam proyek yang dimulai sejak April 2025 ini, tim mahasiswa beranggotakan lima orang, bekerja di bawah bimbingan dosen pengampu mata kuliah Teknologi Bahan Bangunan.

Riset dan produksi dilakukan selama lebih dari dua bulan, dengan lokasi pengembangan tersebar di area kampus serta rumah salah satu anggota tim, yang difungsikan sebagai laboratorium mandiri.

Khairunnisa Nur Afifah Ahmad, mahasiswa Arsitektur angkatan 2024 sekaligus salah satu anggota tim, menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya bicara soal desain material, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa bisa menghadirkan solusi arsitektural, dari isu lingkungan yang ada di sekitar.

“Kami ingin menunjukkan, limbah tidak selalu menjadi masalah. Justru, kalau kita punya kreativitas dan riset yang tepat, limbah bisa berubah jadi solusi nyata bagi kebutuhan ruang yang lebih nyaman dan berkelanjutan,” ungkap Khairunnisa.

Proses pengembangan dimulai dengan pengumpulan bahan limbah dari lingkungan sekitar, kemudian masing-masing bahan diproses dan dibentuk menjadi panel terpisah.

Selanjutnya, panel-panel tersebut dirakit menjadi satu kesatuan komposit, dan diuji dalam bentuk kotak akustik mini yang menyerupai ruangan kecil.

Baca Juga  Subuh Berjemaah, Danny Ajak Ramaikan Malam Takbiran dan Salat Ied pada Tiga Lokasi di Makassar

Tim menggunakan sound level meter sebagai alat bantu pengujian, guna mengukur seberapa besar frekuensi suara yang dapat diserap oleh panel dari berbagai sumber suara.

Hasil uji coba awal menunjukkan, material alternatif ini memiliki potensi besar sebagai peredam suara, sekaligus menjadi opsi ekonomis dan ramah lingkungan dalam dunia konstruksi dan desain interior.

Lebih dari sekadar proyek tugas, inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Arsitektur Unibos tidak hanya dituntut menciptakan karya estetis, tetapi juga mampu menawarkan gagasan solutif yang berdampak melalui pendekatan arsitektur berkelanjutan.

Melalui karya ini, Unibos kembali memperkuat komitmennya, dalam mendorong riset mahasiswa yang responsif terhadap isu lingkungan dan sosial, serta mempersiapkan lulusan yang mampu berpikir kritis, dan berdaya cipta di tengah tantangan zaman.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO