Info Kejadian Makassar

Kisah Dadi Hermawan dan Romantika Mendaki Gunung Rinjani

MAKASSAR, INKAM – Di balik pakaian resmi dan jabatan strategisnya sebagai Kepala Divisi Edukasi, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Kelembagaan LPS III Makassar, Dadi Hermawan, menyimpan kisah mendebarkan yang tak banyak diketahui orang.

Masa mudanya diwarnai dengan hobi ekstrem: mendaki gunung. Dari sekian banyak puncak yang ditaklukkannya, satu nama menyisakan kesan paling dalam adalah Gunung Rinjani. “Saya hampir kehilangan segalanya hanya karena makan roti,” kenang Dadi.

Kala itu, bersama tujuh temannya, ia tengah menyusuri jalur ikonik Tujuh Bukit Penyesalan, Rinjani—jalur yang terkenal dengan tanjakan tak berkesudahan.

Momen beristirahat sambil makan roti berubah dramatis, saat tas kecil berisi ponsel dan KTP miliknya meluncur jatuh ke arah tebing. “Rasanya jantung mau copot,” katanya.

Lebih gila lagi, ia nekat turun sendiri mengejar tasnya. Namun kayu yang dipakainya sebagai pegangan patah, membuat tubuhnya meluncur bebas ke jurang.

Untungnya, ia tersangkut di batang pohon lain dan selamat—meski dengan luka tusuk dari ranting.

Filosofi Mandiri di Jalur Ekstrem

Sebagai pendaki, Dadi punya prinsip: mendaki harus total. Itu artinya tanpa porter. “Bukan cuma tantangan fisik, tapi juga soal mental dan solidaritas,” ujar alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu.

Menurutnya, pendakian tanpa bantuan porter membentuk karakter, membuat setiap langkah terasa lebih bermakna.

“Kalau ada porter, kita malah kejar-kejaran sama mereka. Jadi nggak nikmatin prosesnya,” ungkap pria asal Sumatera Selatan ini.

Baca Juga  Karier Jalan, Hidup Sehat Aman: Mira Pilih Yoga Sebagai Gaya Hidup

Namun ia juga menegaskan pentingnya peran porter, terutama bagi pendaki yang tidak mampu membawa beban berat. Di sisi lain, profesi porter menjadi sumber penghidupan masyarakat lokal di kawasan gunung.

Dari Atap Jawa hingga Takabonerate

Dadi menyebut telah menjejakkan kaki di hampir seluruh gunung tinggi Pulau Jawa. Namun setelah menikah, ia memilih bentuk pelarian lain: traveling.

Bertugas di Makassar, ia memanfaatkan waktu luang menjelajahi destinasi khas Sulawesi Selatan. “Saya sudah ke Leang-leang, Rammang-Rammang, sampai ke Desa Galung Dolli di Maros,” katanya.

Namun yang paling membekas, adalah kunjungannya ke Taman Nasional Takabonerate di Selayar.

“Snorkeling di sana luar biasa, tapi yang paling berkesan justru perjuangan untuk sampai ke sana,” tuturnya.

Dari pusat kota Selayar, ia harus menempuh lima jam pelayaran dengan kapal kayu, tanpa sinyal atau listrik.

Keindahan Rinjani dalam Dua Wajah

Kisah Dadi Hermawan seakan menggambarkan dua sisi Gunung Rinjani: keindahan yang menawan dan tantangan yang mengintai.

Belakangan, Rinjani kembali viral berkat kisah pendaki asal Sulawesi Selatan bernama Agam Rinjani, yang memilih hidup di lereng gunung tersebut.

Keputusan Agam tinggal di Rinjani, menggugah banyak netizen akan romansa hidup menyatu dengan alam.

Berbeda dari Agam yang memilih Rinjani sebagai rumah, Dadi mengenangnya sebagai guru kehidupan.

“Di gunung, kita belajar tentang kesederhanaan, solidaritas, dan bagaimana menyelamatkan diri sendiri dalam situasi paling sulit,” ucapnya.

Baca Juga  Honda DBL 2024 South Sulawesi Series: 24 Sekolah Berebut Gelar Juara di Gor Andi Mattalatta

Kini, ketika rutinitas kerja menyita waktu dan tanggung jawab keluarga menanti di Jakarta, Dadi tak pernah lagi mendaki.

Tapi satu hal pasti, kenangan itu tetap hidup dalam dirinya—seperti jejak di lereng Rinjani yang tak pernah benar-benar hilang.

“Mendaki itu bukan soal sampai ke puncak, tapi soal bagaimana kita pulang dengan selamat—dan dengan cerita,” ungkap Dadi Hermawan.

WhatsApp Image 2026-02-05 at 17.18.42
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO