POMALAA, INKAM – Dalam upaya mendukung pembangunan daerah berbasis keberlanjutan, PT Vale Indonesia Tbk menggulirkan program Livelihood Restoration Program (LRP) di wilayah Pomalaa, Sulawesi Tenggara.
Program ini tidak sekadar bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga menjadi fondasi transformasi ekonomi masyarakat menuju kemandirian.
Manager External Relations IGP Pomalaa, Hasmir menuturkan, program ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas dan ketahanan ekonomi masyarakat sekitar proyek.
“Kami memastikan bahwa keberadaan industri tidak meninggalkan masyarakat, melainkan justru mengangkat kualitas hidup mereka,” katanya.
LRP menitikberatkan pada ekonomi sirkular dan pemberdayaan komunitas, melalui pendekatan praktik langsung.
Warga diberikan pelatihan keterampilan, difasilitasi membangun usaha, hingga didampingi untuk menembus akses pasar.
Sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga industri rumah tangga menjadi prioritas sasaran program.
PT Vale menggandeng tenaga ahli dan pendamping profesional, untuk merancang model bisnis yang sesuai dengan kondisi lapangan, dan dapat beradaptasi terhadap dinamika ekonomi.
Hasilnya, banyak warga mulai mandiri secara ekonomi, dan mampu menciptakan lapangan kerja di komunitasnya.
Ke depan, PT Vale akan terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lain demi keberlanjutan program.
Dengan LRP, PT Vale meletakkan dasar bagi Pomalaa yang inklusif, mandiri, dan memiliki daya saing dalam peta ekonomi nasional dan global.















