MAKASSAR, INKAM – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Ir. H. Andi Rakhim Nanda, mensosialisasikan Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, melalui program talkshow “Ngopi Halo Makassar” yang disiarkan secara langsung oleh Radio Venus 97,6 FM, pada Jumat (4/6/2025) pukul 08.00 WITA.
Talkshow tersebut dipandu Erick Alamsyah dan Rachel, serta membahas peluncuran KHGT oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang telah berlangsung beberapa pekan lalu di Yogyakarta.
Dalam pemaparannya, Rakhim Nanda menjelaskan, KHGT merupakan sistem penanggalan hijriyah internasional, yang menerapkan prinsip satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia.
Sistem ini memandang seluruh permukaan bumi sebagai satu matlak atau zona waktu, dalam penetapan awal bulan hijriyah, sehingga berlaku secara serentak.
Dengan penerapan sistem ini, umat Islam di seluruh dunia diharapkan dapat merayakan hari-hari besar keagamaan, seperti Idulfitri dan Iduladha, pada tanggal yang sama tanpa perbedaan.
Rakhim juga menyampaikan, konsep KHGT telah mendapatkan pengakuan internasional.
Dukungan datang antara lain dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), melalui Deklarasi Jakarta tahun 2008, serta menjadi bagian dari agenda reformasi dunia Islam yang diusung oleh ICESCO.
Hal ini menunjukkan, KHGT tidak hanya relevan di tingkat nasional, tetapi juga menjadi solusi atas perbedaan penanggalan yang selama ini terjadi di dunia Islam.
Untuk mendukung implementasi KHGT, Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah telah mengembangkan tiga perangkat lunak berbasis ilmu falak mutakhir.
Ketiga perangkat tersebut meliputi aplikasi desktop Hisab Muhammadiyah, situs web resmi KHGT yang dapat diakses melalui alamat khgt.muhammadiyah.or.id, serta aplikasi Android bernama MASA, yang memungkinkan pengguna untuk mengakses penanggalan hijriyah secara global, dengan mudah dan akurat.
Sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Rakhim Nanda menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah, dalam menghadirkan solusi ilmiah, rasional, dan terstandarisasi, untuk kepentingan umat Islam secara global.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan menggunakan KHGT, sebagai sistem penanggalan hijriyah yang lebih modern dan universal.















