Info Kejadian Makassar

Resmi Pimpin PMI Kecamatan Rappocini, Akmal Asnawi Siap Hadir Lebih Dekat Bersama Masyarakat

MAKASSAR, INKAM — Akmal Asnawi, SE., MM, resmi menjabat sebagai Ketua PMI Kecamatan Rappocini, untuk periode 2025–2027.

Penetapan ini berdasarkan SK PMI Kota Makassar Nomor: 115.a/ORG/5.5.1/V/2025, yang diserahkan langsung di kantor PMI Kota Makassar, Kamis (29/5/2025).

Dalam keterangannya redaksi INKAM, Akmal menegaskan komitmen kuat, menjadikan PMI Rappocini sebagai gerakan kemanusiaan yang hidup di tengah masyarakat.

“PMI bukan hanya soal respon bencana, tapi harus hadir dalam edukasi, lingkungan, dan solidaritas sosial sehari-hari. Itulah semangat baru yang kami bawa,” ujar Akmal, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Angkatan 96 IKA SMP Negeri 13 Makassar.

Program kerja PMI Rappocini ke depan, akan dimulai dengan rapat koordinasi bersama pengurus pada Juni 2025.

Akmal menyampaikan, beberapa agenda inti akan digelar secara triwulan, termasuk aksi donor darah rutin dua kali dalam satu triwulan, edukasi perubahan iklim, dan pelatihan pertolongan pertama berbasis rumah tangga.

Kampanye perubahan iklim akan menyasar sekolah, kampus, tempat ibadah, dan komunitas masyarakat.

Kegiatannya meliputi pembagian bibit pohon, pembuatan kebun binaan dan sosialisasi penggunaan eco-enzim dan pengelolaan sampah.

“Kami ingin warga ikut terlibat aktif menjaga bumi, dan menanamkan kesadaran sejak dini,” jelas Akmal.

Untuk memperluas jangkauan program, Akmal juga menunjuk 11 koordinator PMI tingkat kelurahan yang akan segera menerima SK, masing-masing dari wilayah Minasaupa, Karunrung, Gunung Sari, Mapala, Kassi-Kassi, Bonto Makkio, Tidung, Banta-Bantaeng, Buakana, Rappocini, dan Ballaparang.

Baca Juga  Asmo Sulsel Ajak Masyarakat Peduli Sesama Lewat Donor Darah

“Setelah ini kami gelar pertemuan supervisi, dan pastikan semua program terarah dan terukur,” ungkapnya.

Sementara itu, program Kampung Donor, yang telah dikenal luas, akan tetap dilanjutkan.

PMI Rappocini akan menggandeng komunitas, lembaga, perusahaan, dan instansi lokal, untuk bersama-sama membangun budaya donor darah yang rutin dan inklusif.

“Setetes darahmu, nyawa bagi yang lain. Budaya ini harus tumbuh di lorong-lorong dan rumah-rumah ibadah,” tegasnya.

Menurut Akmal, seluruh program PMI Kecamatan Rappocini adalah bagian dari duplikasi langsung kebijakan PMI Kota Makassar, yang kini jadi acuan nasional.

“Tugas kita sekarang, memastikan implementasinya tepat sasaran dan menyentuh hati masyarakat,” katanya.

Menutup keterangannya, Akmal menyampaikan harapannya,

“Kami tidak ingin PMI hanya tampak saat bencana. PMI harus jadi gerakan hidup yang menyapa, menginspirasi, dan menjadi jembatan kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat. Ini amanah, dan kami siap bekerja untuk itu,” harap Akmal.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO