MAKASSAR, INKAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyatakan kesiapan, untuk mendukung sekolah negeri masuk dalam program Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG), sebagai bagian dari transformasi digital pendidikan, yang digagas Google for Education.
Education Specialist Google wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara, M. Edward Ranggong, menjelaskan, KSRG merupakan program strategis, untuk menjadikan sekolah negeri sebagai pelopor pembelajaran digital.
Sekolah yang bergabung, akan mendapat pendampingan langsung, akses kolaborasi global, serta hak menggunakan logo resmi Google.
Adapun syarat utama untuk bergabung adalah memiliki minimal 60 Chromebook aktif, 30% guru bersertifikasi Google, praktik inovatif pembelajaran digital, serta komitmen tertulis dari sekolah.
Chromebook dipilih karena efisiensi dan keamanannya, bahkan dapat masuk ke mode ujian otomatis untuk ANBK.
Google juga menyediakan Chrome OS Flex bagi sekolah dengan perangkat lama, agar tetap bisa menjalankan sistem digital.
Edward menyebut, program ini telah diterapkan di 49 kabupaten/kota di 22 provinsi, termasuk Sinjai dan Soppeng.
Beberapa daerah lain di Sulsel, seperti Maros, Parepare, Jeneponto, dan Bantaeng, juga dalam tahap persiapan.
“Harapannya, Pemkot Makassar dapat segera melengkapi persyaratan, agar sekolah-sekolahnya masuk dalam jaringan KSRG, dan turut menjadi contoh transformasi pendidikan digital nasional,” ungkap Edward.












