MAKASSAR, INKAM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tampil sebagai pembicara di Forum Conference International IAPA 2025, dan menyoroti pentingnya transformasi pelayanan publik berbasis digital, untuk menciptakan tata kelola pemerintahan modern dan responsif.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Unhas, dan dihadiri tokoh akademik dan praktisi dari berbagai negara, termasuk Korea Selatan, Filipina, Taiwan, dan Singapura.
Tema forum mengusung integrasi nilai-nilai lokal, dan inovasi dalam membangun sektor publik kelas dunia.
Dalam paparannya, Munafri menekankan bahwa pelayanan publik yang cepat, transparan, dan inklusif, hanya bisa diwujudkan melalui integrasi teknologi digital.
“Makassar SuperApps kami kembangkan, agar semua layanan dapat diakses warga lewat satu aplikasi, dari bantuan sosial, perizinan, hingga pengaduan,” jelas Munafri.
Ia juga menyebut, Makassar Government Center sebagai pusat layanan masyarakat modern, yang menjadi model reformasi birokrasi lokal.
Munafri menyampaikan, digitalisasi hanyalah salah satu langkah. Dibutuhkan kerja sama antarsektor, termasuk dari dunia akademik, untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan berbasis data.
Dalam forum ini, Munafri berada satu panggung dengan para profesor dan pakar tata kelola dari ASEAN dan Asia Timur, memperkuat posisi Makassar sebagai kota dengan potensi global.















