INKAM, MAKASSAR – Telkomsel memperkuat kepemimpinannya sebagai operator 5G terdepan, dengan memperluas jaringan Hyper 5G di Kota Makassar.
Sebanyak 73 BTS 5G kini telah dioperasikan, menjangkau berbagai area strategis, seperti pusat perbelanjaan, kawasan industri, pemukiman, hingga Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel, untuk mempercepat transformasi digital, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Timur.
Dengan kecepatan unggah hingga 77 Mbps dan unduh hingga 514 Mbps, pelanggan dapat merasakan pengalaman konektivitas yang jauh lebih baik dibanding 4G.
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, mengatakan, perluasan cakupan dilakukan secara masif dan kontinyu.
Ia menyebut, ekosistem digital Makassar sudah cukup matang, menjadikannya kota prioritas dalam roadmap pengembangan jaringan 5G nasional.
Sejak diluncurkan pada 2021, Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 2.500 BTS 5G di 56 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.
Setelah Makassar, pengembangan akan diperluas ke Papua, Kalimantan, dan wilayah industri strategis lainnya, termasuk sektor pertambangan.
Telkomsel mencatat, penetrasi perangkat 5G di Makassar telah mencapai 21%, seiring dengan peningkatan konsumsi data rata-rata 15 GB per pengguna per bulan.
Angka ini menunjukkan, antusiasme pelanggan yang tinggi terhadap teknologi baru ini.
Langkah Telkomsel ini dinilai strategis, dalam memperkuat daya saing digital kawasan timur Indonesia, memperluas akses terhadap ekonomi digital, serta mendukung inklusi teknologi di berbagai sektor industri.
Dengan jaringan yang makin luas dan andal, Telkomsel menargetkan Hyper 5G menjadi fondasi kuat dalam mendorong smart city, industri berbasis AI, dan layanan digital lainnya di Makassar dan sekitarnya.












