INKAM, MAKASSAR — Universitas Bosowa (Unibos) kembali meneguhkan posisinya, sebagai kampus swasta unggulan di Indonesia Timur, dengan mengukuhkan dua guru besar baru, Selasa (29/4/2025).
Acara pengukuhan berlangsung khidmat di Balai Sidang 45, Kampus Unibos, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Dua akademisi yang dikukuhkan sebagai profesor adalah Prof. Dr. Agus Salim, ST., M.Si., dalam bidang Perencanaan Wilayah dan Kota dengan kepakaran sistem transportasi berbasis energi terbarukan dan keberlanjutan lingkungan perkotaan, serta Prof. Dr. Muhlis Ruslan, SE., M.Si., dalam bidang Manajemen dengan fokus kepakaran kelembagaan dan produktivitas usaha ekonomi.
Rektor Unibos, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, mengungkapkan rasa syukur, atas bertambahnya jumlah guru besar di Unibos.
Dalam sambutannya, ia menegaskan, gelar profesor bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi merupakan simbol kekuatan ilmu pengetahuan, yang harus dimaknai sebagai tanggung jawab moral dan intelektual.
“Prestasi apa pun yang bisa kita capai, tapi di hadapan Allah itu adalah taqwa. Guru besar bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga menjadi inspirasi dan pembentuk masa depan bangsa,” ujar Prof Batara.
Ia juga menekankan pentingnya peran guru besar sebagai panutan akademik, yang bertanggung jawab tidak hanya terhadap keilmuannya, tetapi juga dalam membina dan mendorong kolega sesama dosen, untuk terus berprestasi.
Jumlah guru besar Unibos kini resmi bertambah menjadi 29 orang. Capaian ini mendapat apresiasi dari Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Lukman, yang turut hadir dalam pengukuhan.
Ia menyebut, penguatan sumber daya manusia menjadi bukti komitmen Unibos, dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Kawasan Timur Indonesia.
“Negara menanti karya dan inovasi dari para guru besar ini. Dengan bertambahnya profesor di Unibos, kami optimistis kualitas akademik dan kontribusi ilmiah, akan semakin meningkat,” pungkas Dr. Lukman.












