INKAM, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menunjukkan komitmennya, dalam mendukung transformasi digital di sektor keuangan, dengan menghadirkan kemudahan transaksi melalui QRIS Tanpa Pindai (QRIS TAP).
Fitur ini merupakan inovasi berbasis teknologi Near Field Communication (NFC), yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI).
Kini, QRIS TAP sudah dapat digunakan oleh nasabah pengguna aplikasi myBCA minimal versi 2.2.0 melalui menu ‘NFC Pay’, khusus untuk perangkat Android yang memiliki fitur NFC.
Dengan kehadiran QRIS TAP, nasabah cukup menempelkan smartphone ke mesin EDC BCA layar sentuh, untuk menyelesaikan transaksi.
Cara ini menggantikan metode lama, yang membutuhkan pemindaian kode QR secara manual.
Solusi ini tak hanya mempercepat proses pembayaran, tetapi juga menghadirkan pengalaman bertransaksi yang lebih praktis dan efisien, baik bagi pengguna maupun mitra merchant.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, bahwa QRIS TAP merupakan lompatan besar dalam digitalisasi sistem pembayaran nasional.
Menurutnya, inovasi ini akan mendorong peningkatan adopsi transaksi nontunai secara masif, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Jahja juga menekankan, bahwa QRIS TAP hadir sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem pembayaran digital yang lebih aman, cepat, dan inklusif.
Sejak resmi diluncurkan pada 14 Maret 2025, QRIS TAP telah dapat digunakan di lebih dari 324 ribu merchant yang merupakan mitra BCA, dan menggunakan perangkat EDC layar sentuh.
Merchant-merchant tersebut tersebar di berbagai sektor, mulai dari pelaku UMKM, restoran, hingga pusat-pusat perbelanjaan.
Kehadiran QRIS TAP juga sejalan dengan visi BCA, untuk terus mendorong perluasan layanan digital bagi pelaku usaha di berbagai skala.
Bagi merchant, penggunaan QRIS TAP cukup sederhana. Mereka cukup memilih menu ‘Kartu’ pada mesin EDC layar sentuh, memasukkan nominal pembayaran, lalu meminta pelanggan untuk menempelkan perangkat dengan fitur NFC ke EDC.
Sementara itu, nasabah hanya perlu membuka aplikasi myBCA, memilih menu “NFC Pay”, lalu mendekatkan atau menempelkan smartphone ke terminal pembayaran, untuk menyelesaikan transaksi.
BCA menyatakan komitmennya, untuk terus memperluas implementasi QRIS TAP di berbagai lini, guna mendukung peningkatan inklusi keuangan dan digitalisasi pembayaran.
Jahja menyampaikan optimisme, penerapan QRIS TAP akan mempermudah akses nasabah terhadap layanan keuangan dan transaksi harian, serta meningkatkan kenyamanan dalam setiap proses pembayaran.
Langkah ini menjadi bukti nyata BCA, sebagai pelopor dalam menghadirkan solusi keuangan berbasis teknologi di Indonesia.












