Info Kejadian Makassar

Bank Indonesia dan TPID Sulsel Antisipasi Lonjakan Harga Pangan, saat Ramadhan dan Idul Fitri

INKAM, MAKASSAR – Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Selatan, menggelar High-Level Meetingdi Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (6/3/2025).

Pertemuan ini membahas strategi pengendalian inflasi, khususnya dalam menghadapi periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri, yang kerap memicu kenaikan harga pangan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Sulawesi Selatan mengalami deflasi pada Januari dan Februari 2025, akibat penurunan tarif listrik sebesar 50 Persen.

Meski demikian, Bank Indonesia menyoroti potensi kenaikan harga sejumlah bahan pangan, seperti cabai, minyak goreng, bawang putih, gula pasir, dan daging ayam ras, yang perlu diantisipasi untuk menjaga stabilitas inflasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, menegaskan, periode Ramadhan dan Idul Fitri selalu menjadi tantangan dalam pengendalian inflasi.

“Komoditas seperti beras, tomat, cabai merah, bawang merah, dan angkutan udara, sering menjadi pemicu utama inflasi di delapan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Sebagai upaya stabilisasi harga, pemerintah pusat telah menurunkan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 13-14 persen, selama masa angkutan Lebaran 2025.

Bank Indonesia menilai, kebijakan ini dapat membantu mengurangi tekanan inflasi, sementara pemerintah daerah fokus pada pengendalian harga pangan strategis.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menekankan tiga langkah utama dalam pengendalian inflasi, yaitu peningkatan pasokan pangan, efisiensi distribusi, serta penguatan koordinasi dan komunikasi kebijakan antar pemangku kepentingan.

Baca Juga  TNI AL dan Bank Indonesia Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025

Bank Indonesia mendukung langkah-langkah ini, agar harga tetap terkendali, dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Melalui pertemuan ini, Bank Indonesia dan TPID Sulsel berkomitmen, memperkuat strategi pengendalian inflasi, dengan mengacu pada keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, serta distribusi yang lancar.

Berbagai program strategis akan terus didorong, guna menjaga stabilitas ekonomi di Sulawesi Selatan, selama HBKN Ramadhan dan Idul Fitri 2025.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO