INKAM, MAKASSAR – Mahasiswa STIE Ciputra Makassar, melalui program Social Impact Challenge (SIC), memberikan solusi nyata bagi UMKM Grace Craft, untuk meningkatkan kualitas hidup, dan menghadapi tantangan pemasaran digital.
UMKM yang bergerak di bidang kerajinan tangan ini memproduksi tas, aksesoris, dan dekorasi rumah berbahan anyaman tali.
“Permasalahannya lebih ke kurangnya promosi di media sosial, yang membuat banyak orang belum tahu dengan UMKM ini,” ujar Mery Sandy, pemilik UMKM Grace Craft.
Berangkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa STIE Ciputra Makassar mengadakan pelatihan dan edukasi, terkait teknik pengambilan video yang menarik, serta penggunaan fitur CapCut dan Canva secara optimal.
Pelatihan ini bertujuan, untuk membantu UMKM Grace Craft, meningkatkan kualitas konten promosi mereka di media sosial.
“Kami berharap, pelatihan ini dapat membantu UMKM Grace Craft, menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan,” kata salah satu mahasiswa peserta SIC.
Pelatihan yang dilaksanakan di rumah produksi UMKM Grace Craft ini, diikuti oleh Mery Sandy selaku pemilik UMKM.
Para mahasiswa juga telah menyiapkan video link pelatihan, sebagai bahan pembelajaran bagi UMKM.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen mahasiswa STIE Ciputra Makassar, dalam mendukung pengembangan UMKM di Sulawesi Selatan.
Mereka berharap, penyebaran digitalisasi dapat lebih merata, dan membantu UMKM dalam berbagai aspek kegiatan usaha.












