INKAM, MAKASSAR – Film Petaka Gunung Gede terus menarik perhatian masyarakat, sejak tayang di bioskop Indonesia pada 6 Februari 2025.
Dalam kurun waktu singkat, film ini berhasil meraih sekitar 2,3 juta penonton.
Antusiasme tinggi juga terlihat di Makassar, di mana masyarakat berbondong-bondong menyaksikan, film yang diangkat dari kisah nyata ini.
Salah satu momen yang paling dinanti oleh penonton Makassar, adalah kehadiran langsung para pemain Petaka Gunung Gede, dalam acara Surprise Visit di bioskop Panakkukang 21 dan Mtos XXI.
Pada Minggu (23/2), ratusan penonton, terutama dari kalangan Gen Z, memadati Studio Panakkukang 21, untuk menyaksikan film horor yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis.
Kehadiran empat pemeran utama, yakni Arla Ailani (Maya), Adzana Ashel (Ita), Endy Arfian (Ale), dan Razan Zu (Yadi), semakin menambah keseruan acara tersebut.
Turut hadir pula Maya Azka, sosok yang kisah hidupnya diangkat menjadi film.
Dalam kesempatan itu, para pemeran menyapa langsung para penonton, serta mengadakan sesi kuis berhadiah merchandise eksklusif.
Adzana Ashel, yang baru pertama kali membintangi film horor, mengaku sangat terkesan dengan sambutan masyarakat Makassar.
“Terima kasih atas antusiasmenya! Ini adalah pengalaman luar biasa untuk film horor pertamaku, sekaligus pendakian pertamaku. Kami benar-benar mendaki ke jalur Putri, Gunung Gede, dan itu menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Maya Azka mengungkapkan, film ini dibuat sedekat mungkin dengan kejadian nyata yang dialaminya, saat mendaki bersama sahabatnya, Ita, pada tahun 2007.
Bahkan, tampilan visual hantu dalam film ini, didasarkan pada deskripsi yang ia berikan langsung kepada tim produksi.
“Ya, 100 persen sesuai dengan kisah yang telah saya lalui,” ucap Maya.
Diproduksi oleh Starvision, Petaka Gunung Gede menggabungkan genre horor dan drama, menyajikan kisah persahabatan Maya dan Ita yang penuh misteri.
Film ini menguak mitos yang selama ini berkembang di Gunung Gede, serta mengungkap fakta sebenarnya di balik kejadian tragis yang menimpa Ita.
Sebelumnya, kisah nyata ini sempat viral, setelah diangkat dalam sebuah podcast yang ditonton belasan juta kali.
Kini, melalui layar lebar, penonton dapat menyaksikan versi utuh dari peristiwa mengerikan, yang selama ini masih menyisakan tanda tanya.















