INKAM, MAKASSAR – Sebagai bagian dari upaya mencetak lebih banyak talenta digital unggul, Telkomsel melalui program IndonesiaNEXT ke-9, menargetkan 1.200 peserta, untuk mendapatkan sertifikasi di berbagai bidang teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI).
Program ini sejalan dengan visi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta misi Asta Cita pemerintah RI, dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Sejak pertama kali digelar pada 2016, IndonesiaNEXT telah mencetak lebih dari 86.000 peserta dari 38 provinsi, dengan lebih dari 6.800 sertifikasi digital yang diberikan.
Tahun ini, program ini semakin diperkuat, dengan peningkatan target jumlah peserta dan jenis sertifikasi, yang lebih relevan dengan kebutuhan industri digital global.
Telkomsel juga menggandeng Kedutaan Besar Inggris Jakarta, dalam program Road to IndonesiaNEXT, sebagai langkah akselerasi untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan pelatihan, bimbingan, dan sertifikasi yang diberikan, peserta diharapkan bisa meningkatkan daya saing mereka dalam industri teknologi, baik sebagai profesional maupun technopreneur.
Melalui inisiatif ini, Telkomsel menegaskan komitmennya, dalam memberdayakan generasi muda, dengan keterampilan digital yang dapat membuka peluang kerja dan wirausaha.
Program ini menjadi bagian dari strategi Telkomsel, untuk memperkuat ekosistem digital nasional, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.
Dengan perkembangan industri yang semakin mengarah ke digitalisasi, penting bagi generasi muda, untuk memiliki sertifikasi keahlian yang diakui secara global.
Oleh karena itu, pendaftaran program Road to IndonesiaNEXT ke-9 masih dibuka hingga 28 Februari 2025.
Mahasiswa yang ingin berpartisipasi, dapat mendaftar melalui laman resmi roadto.indonesianext.co.id.
IndonesiaNEXT ke-9 menjadi kesempatan emas bagi mahasiswa Indonesia, untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan mereka, menghadapi tantangan di dunia digital.
Dengan sertifikasi yang diperoleh, diharapkan mereka dapat lebih percaya diri dalam memasuki dunia kerja, dan berkontribusi dalam transformasi digital di Indonesia.












