Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Tragis! Pedagang Sate Tega Bakar Ayah Kandung, Korban Nyaris Tewas

INKAM – Peristiwa mengerikan terjadi di Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Seorang pemuda bernama Muhammad Alfian (25) tega membakar ayah kandungnya, Aswar (49), hingga nyaris tewas pada Rabu (12/2/2025) siang.

Aksi keji ini dipicu tuduhan tak masuk akal. Alfian, yang bekerja sebagai pedagang sate, menuding sang ayah telah mengguna-gunai dirinya, agar dagangannya tidak laku.

Emosi yang tak terbendung, membuatnya nekat melakukan perbuatan sadis itu.

Menurut Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban, kejadian berawal saat sang ayah menawarkan diri untuk mengantar Alfian bekerja.

Namun, bukannya berterima kasih, Alfian malah menuduh ayahnya melakukan guna-guna terhadapnya.

“Ayah dan ibu sok baik padaku, padahal ayah yang sudah mengguna-gunai aku, agar jualanku tidak laku!” teriak Alfian sebelum melakukan aksinya.

Dalam kondisi emosi, Alfian mengambil sebotol bensin yang telah ia beli sebelumnya.

Tanpa ragu, ia menyiramkan bensin tersebut ke ruang tamu rumah, dan langsung menyalakan korek api.

Dalam hitungan detik, api menyambar tubuh sang ayah, membuatnya terbakar hidup-hidup.

“Tubuh korban mengalami luka bakar hampir di seluruh bagian tubuh,” ungkap AKBP Janton Silaban.

Usai melakukan aksinya, Alfian melarikan diri. Namun, petugas dari Polres Pelabuhan Belawan segera menangkapnya, setelah menerima laporan dari keluarga.

Ketika dalam perjalanan menuju kantor polisi, Alfian melawan petugas.

Polisi akhirnya mengambil tindakan tegas, dengan menembak kakinya, agar ia tidak semakin membahayakan.

Baca Juga  Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

“Saat perjalanan, pelaku melakukan perlawanan, sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur,” ujar Kapolres.

Kini, Alfian telah ditahan di Polres Pelabuhan Belawan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Di hadapan polisi, Alfian mengaku, aksinya dipicu oleh emosi dan kekhilafan.

Ia juga mengakui, bahwa bensin yang digunakan untuk membakar ayahnya, telah dibeli secara sengaja dari sebuah toko.

“Pelaku mengakui, bahwa botol berisi bensin sudah disiapkan sebelumnya,” jelas Kapolres.

Sementara itu, kondisi Aswar masih kritis di rumah sakit, dengan luka bakar serius di sekujur tubuhnya. Kejadian ini menjadi tragedi memilukan yang mengguncang warga sekitar.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah