INKAM, MAKASSAR – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan memperkenalkan Rewako Building, sebagai pusat promosi produk unggulan binaan, sekaligus tempat bersinergi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Gedung yang berlokasi di Jalan Pasar Ikan No. 8, Makassar, ini dirancang dengan berbagai fasilitas, termasuk kafe, galeri oleh-oleh, dan ruang meeting di lantai dua.
Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Sulawesi Selatan, Aswin Gantina, menjelaskan, Rewako Building menjadi tempat strategis, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
“Gedung ini adalah wadah bagi produk-produk unggulan binaan BI. Masyarakat dapat mengenal dan membeli produk berkualitas khas Sulawesi Selatan, selain memanfaatkan ruang meeting untuk kebutuhan bisnis,” ujar Aswin, dalam acara Silaturahmi BI dan Media, Jumat (10/1/2025).
Rewako Building dirancang sebagai ruang interaksi, untuk mendukung pengembangan UMKM di berbagai sektor, seperti kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan.
Aswin menambahkan, tempat ini diharapkan menjadi sarana belajar, kolaborasi, dan inovasi bagi UMKM, agar dapat meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar.
Dibuka sejak Desember 2024, Rewako Building sebelumnya merupakan Wisma BI, yang kini diubah menjadi fasilitas multifungsi.
Dengan konsep kafe dan galeri oleh-oleh, tempat ini menjadi lokasi ramah masyarakat, sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan binaan BI, yang telah melalui pendampingan dan kurasi.
Tidak hanya sebagai pusat promosi, Rewako Building juga menjadi simbol kolaborasi antara Bank Indonesia dan berbagai pihak.
“Kami ingin memperkenalkan Rewako Building, sebagai tempat untuk bersinergi dengan pelaku UMKM, serta menjalin hubungan erat dengan rekan-rekan media dan komunitas bisnis,” ungkap Aswin.
Aswin menegaskan, kehadiran Rewako Building juga menjadi salah satu upaya Bank Indonesia, dalam memperkuat sektor UMKM sebagai pilar ekonomi Sulawesi Selatan.
“Kami ingin UMKM menjadi lebih kompetitif, sehingga produk lokal dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.












