INKAM, JAKARTA – Tugas Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia resmi berakhir, pada Senin (6/1/2025).
Meskipun keputusan pemecatan ini menjadi bagian dari evaluasi PSSI, jejak prestasi Shin Tae-yong selama hampir enam tahun bersama Garuda patut diakui.
Pelatih asal Korea Selatan ini, sukses membawa perubahan signifikan pada Timnas Indonesia.
Salah satu pencapaian terbesar, adalah mendongkrak peringkat FIFA Indonesia dari posisi 174 ke 127 dunia.
Shin juga berhasil membawa Timnas senior lolos ke 16 besar Piala Asia 2023, untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Tidak hanya itu, Shin Tae-yong mengantarkan Timnas U-23 menjadi semifinalis Piala Asia U-23 2024.
Bahkan, Garuda Muda nyaris menembus Olimpiade, meskipun gagal setelah kalah di babak play-off melawan Guinea.
Prestasi lain yang tak kalah membanggakan, keberhasilan Indonesia menembus putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Hal ini otomatis mengamankan tiket Timnas ke putaran final Piala Asia 2027.
Salah satu momen paling dikenang adalah kemenangan 2-0 atas Arab Saudi, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, di mana Marselino Ferdinan mencetak dua gol.
Kontrak Shin Tae-yong sejatinya masih berlangsung hingga 2027, setelah ia meneken perpanjangan pada Juni 2024.
Perpanjangan kontrak tersebut diberikan, setelah Shin memenuhi target PSSI, yaitu membawa Timnas senior lolos ke Piala Asia 2023 dan Timnas U-23 ke perempatfinal Piala Asia U-23.
Meski harus berpisah lebih awal, kontribusi Shin Tae-yong dalam membangun Timnas Indonesia tetap meninggalkan jejak besar.
Kini, PSSI menghadapi tantangan baru, untuk menjaga momentum yang telah dibangun Shin, demi mencapai target yang lebih tinggi.












