INKAM, MAKASSAR – Dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Prof. Dr. Syamsia, S.P., M.Si., menekankan pentingnya diversifikasi pangan, sebagai solusi menghadapi tantangan ketahanan pangan global.
Pidato tersebut disampaikan dalam Sidang Terbuka Senat Luar Biasa, di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh, Selasa (31/12/2024).
Dengan tema “Pemanfaatan Sumber Daya Lokal dalam Mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan”, Prof. Syamsia menguraikan bahwa ketergantungan pada beras sebagai komoditas utama, dapat menjadi ancaman serius, jika terjadi gangguan produksi akibat perubahan iklim, bencana alam, atau krisis global.
“Diversifikasi pangan adalah strategi yang perlu diterapkan, untuk mengurangi risiko ketergantungan tersebut,” ujarnya.
Ia mengusulkan, pengembangan pangan alternatif dari sumber daya lokal seperti sorgum, ubi kayu, dan jagung, yang memiliki potensi besar namun belum dioptimalkan.
Selain itu, ia juga memaparkan konsep circular agriculture yang mengintegrasikan pertanian, peternakan, dan pengelolaan limbah, untuk menciptakan sistem pangan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Menurutnya, dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi, harus menjadi motor penggerak inovasi di bidang ketahanan pangan.
“Kampus harus menghasilkan teknologi dan riset berbasis lokal, yang aplikatif untuk masyarakat,” tambahnya.
Sebagai salah satu langkah konkret, Prof. Syamsia telah memulai pelatihan berbasis bioteknologi bagi petani lokal di Sulawesi Selatan, melibatkan lebih dari 500 petani.
Program ini berfokus pada diversifikasi pangan dan pemanfaatan teknologi sederhana, untuk meningkatkan produktivitas.
Pidato tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan, termasuk Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, yang menyatakan bahwa gagasan Prof. Syamsia sangat relevan dengan kebutuhan nasional.
“Ini adalah kontribusi nyata dari akademisi untuk masyarakat,” tuturnya.
Pengukuhan ini menjadi tonggak baru bagi Unismuh, dalam pengembangan ilmu dan inovasi pertanian di Indonesia.















