INKAM, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), berhasil memberikan beasiswa kepada 86 persen mahasiswa baru angkatan 2024.
Dari total 3.384 mahasiswa baru, sebanyak 2.926 mahasiswa telah menerima berbagai jenis beasiswa, termasuk Beasiswa KIP Kuliah dan Beasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (BUMM).
Penyerahan beasiswa KIP Kuliah ini dilaksanakan, pada acara yang juga menyaksikan penyerahan SK pembukaan Program Studi Magister Akuntansi, dan penandatanganan kerja sama dengan PMI Sulawesi Selatan.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, dalam sambutannya mengajak mahasiswa untuk mensyukuri kesempatan ini, dan memanfaatkannya sebaik-baiknya untuk meraih masa depan.
“La in Syakartum Laazidannakum, jika kalian bersyukur maka akan Allah tambahkan nikmat-Nya,” kata Rakhim, mengutip Surat Ibrahim ayat 7.
Ia juga mengingatkan mahasiswa, untuk berkomitmen dalam belajar, karena pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan membawa manfaat besar.
Selain KIP Kuliah, Unismuh juga menyediakan 1.601 kuota Beasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (BUMM), yang terdiri dari Beasiswa Hafidz Quran, Beasiswa Prestasi, dan Beasiswa Bibit Unggul Persyarikatan.
Beasiswa BUMM diberikan untuk berbagai program studi, termasuk Prodi Kedokteran, dan memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa penghafal 30 juz Al-Quran.
Rakhim berharap, kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk bank mitra, dapat membantu memastikan, bahwa semua mahasiswa baru mendapatkan beasiswa.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh, Prof. Gagaring Pagalung, menyampaikan, program beasiswa ini sangat tepat, mengingat investasi dalam pengembangan SDM, adalah salah satu faktor utama bagi kemajuan suatu negara.
Ia mengutip contoh negara kecil di Afrika. yang memiliki pendapatan per kapita terbesar di benua itu, berkat pemberian beasiswa kepada warganya untuk mengakses pendidikan tinggi.
Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Dr. Agus Syamsuddin, menegaskan pentingnya tanggung jawab penerima beasiswa.
“Dana ini berasal dari pajak rakyat, dan masyarakat menanti kontribusi kalian untuk membangun bangsa,” pesan Dr. Agus.
Ia juga mengingatkan mahasiswa, untuk terus mengembangkan diri dengan pelatihan hard skill dan soft skill, agar bisa bersaing di tingkat global.
Dengan 86 persen mahasiswa baru yang mendapatkan beasiswa, Unismuh Makassar menunjukkan komitmennya, dalam memberikan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang kurang mampu.
Rakhim berharap, beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk mahasiswa, agar mereka dapat berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Unismuh terus berupaya, menjadi pelopor dalam mencetak generasi unggul yang mampu membawa perubahan.












