INKAM, BARRU – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus menunjukkan komitmennya terhadap kemanusiaan, dengan memberikan bantuan kepada korban banjir di Sulawesi Selatan.
Fokus bantuan kali ini ditujukan untuk kelompok rentan, termasuk bayi dan anak-anak, di daerah terdampak bencana di Kabupaten Barru dan Soppeng.
Supervisor Provincial Government Relations PT Vale, Esse Yuspianti, menyebutkan, aksi ini merupakan wujud dari nilai-nilai CARES yang dipegang perusahaan, yaitu Compassion, Accountability, Resilience, Excellence, dan Sustainability.
“Kami berupaya memberikan fasilitas yang paling dibutuhkan warga, seperti susu formula, sarung, air mineral, dan obat-obatan,” ujar Esse, saat menyerahkan bantuan di Perumahan BTN Ghina Sakinah, Kelurahan Tuwung, Kecamatan Barru.
Bantuan khusus untuk bayi dan kelompok rentan ini sangat diapresiasi oleh Plh Sekda Barru, Andi Syarifuddin Andi Pasinringi.
Ia menyoroti pentingnya bantuan berupa susu bayi, popok, dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Vale. Bantuan ini sangat berarti bagi korban banjir, terutama untuk kebutuhan spesifik yang mendesak,” ungkapnya.
Salah satu warga terdampak banjir, Hadawiyah (47), juga menyampaikan rasa syukurnya.
Ia menceritakan, bagaimana banjir tiba-tiba datang dan mengharuskannya mengungsi bersama dua anaknya.
“Air masuk sampai leher, semua barang basah dan rusak. Bantuan dari PT Vale seperti sarung, susu, dan mi instan sangat membantu kami,” katanya.
Di BTN Ghina Sakinah, belasan keluarga terdampak mengungsi akibat banjir yang merendam rumah mereka.
Di lokasi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barru mencatat lebih dari 6.099 keluarga terdampak.
Sementara itu, di Kabupaten Soppeng, tercatat 11.691 orang terdampak dengan 119 pengungsi.
PT Vale berharap, bantuan ini dapat meringankan beban korban dan mendorong kolaborasi semua pihak, dalam mitigasi bencana.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan, terhadap masyarakat Sulawesi Selatan, yang tengah berjuang memulihkan kondisi mereka pasca-bencana.















