INKAM, MOROWALI – Menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG), yang lebih dikenal sebagai Indonesia Huabao Industrial Park, kembali menunjukkan komitmennya, dalam mendukung kegiatan spiritual di lingkup kawasan industri.
Perusahaan ini memberikan donasi kepada dua gereja di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Dukungan tersebut diwujudkan, melalui bantuan kepada Gereja GPDI Oikumene Atananga dan Gereja Katolik Stasi Santa Theresia.
External Manager Huabao Indonesia, Cipto Rustianto, menjelaskan, langkah ini adalah bentuk harmonisasi perusahaan dengan masyarakat sekitar kawasan tambang.
“Kami berharap, bantuan ini dapat mendukung perayaan Natal dan Tahun Baru di dua gereja tersebut, sehingga berlangsung penuh sukacita,” ujar Cipto, seraya menegaskan pentingnya peran perusahaan, dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat sekitar.
Pdt. Falenrian Sinsingon, S.Th, salah satu penerima donasi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Huabao.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut akan digunakan untuk pembangunan gereja.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT BTIIG atas dukungan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi jemaat kami, dan menjadi bukti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar,” tuturnya.
Selain memberikan donasi, Huabao juga menggelar perayaan Natal bertajuk Marilah Kita Semua ke Betlehem, pada 8 Desember 2024 di pelataran halaman training center perusahaan.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dan masyarakat.
Dalam perayaan tersebut, Pendeta Gereja Rahmat Toniga, S.Th, menyampaikan pesan Natal yang sarat makna.
“Makna Natal adalah bagaimana kita belajar dari ajaran Yesus, untuk peka terhadap kebutuhan sesama dan setia dalam perkara kecil,” ungkapnya.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen PT BTIIG, dalam membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar.
Selain mendukung kegiatan keagamaan, Huabao diharapkan terus berkontribusi, dalam menciptakan kesejahteraan bersama di lingkar industri Morowali.












