Info Kejadian Makassar

Empat Guru Besar Baru Unhas Kukuhkan Dedikasi untuk Riset dan Pengembangan Ilmu Kesehatan

INKAM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali memperkuat barisan akademiknya, dengan pengukuhan empat guru besar baru dari rumpun ilmu kesehatan.

Upacara penerimaan jabatan guru besar ini, berlangsung dalam Rapat Paripurna Senat Akademik di Ruang Senat Akademik, Lantai 2 Gedung Rektorat Kampus Tamalanrea, Makassar, Kamis (5/12/2024).

Acara ini mengukuhkan empat guru besar baru dari rumpun ilmu kesehatan.

Mereka adalah Prof. Dr. drg. Nurlindah Hamrun, M.Kes., dari Fakultas Kedokteran Gigi, yang ahli dalam Ilmu Biologi Oral, dan Prof. Dr. dr. Warsinggih, M.Kes., Sp.B., Subsp.BD (K), dari Fakultas Kedokteran, yang mendalami bidang Bedah Digestif.

Dua lainnya adalah Prof. Dr. Ida Leida M., SKM., MKM., MScPH., dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, yang fokus pada Ilmu Epidemiologi Sosial dan Genetik, serta Prof. Dr. Rina Masadah, M.Phil., Sp.PA(K), DFM., dari Fakultas Kedokteran, yang memiliki keahlian di bidang Ilmu Patologi Anatomik Onkologi.

Pengukuhan mereka menambah daftar akademisi unggul Universitas Hasanuddin.

Acara yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Unhas, termasuk Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), serta anggota Senat Akademik, Dewan Profesor, dan keluarga besar masing-masing guru besar.

Dalam sambutannya, Prof. Ruslin menyampaikan apresiasi, atas pencapaian para guru besar yang telah melalui perjalanan panjang, untuk mencapai puncak karier akademik.

Baca Juga  BSN Gelar Kuliah Umum di Unhas, Ulas Peran Standardisasi dalam Mendukung Energi Terbarukan

“Pengukuhan ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi Unhas. Ini menandakan peningkatan kualitas pembelajaran, riset, dan kontribusi nyata terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Masing-masing guru besar juga menyampaikan pidato ilmiah, yang mencerminkan kontribusi dan inovasi mereka di bidang keahliannya.

Pemanfaatan Rumput Laut dalam Kedokteran Gigi
Prof. Dr. drg. Nurlindah Hamrun, M.Kes., memaparkan potensi rumput laut sebagai bahan baku produk kesehatan mulut.

Dalam pidatonya yang bertajuk “Potensi, Kebutuhan, dan Prospek Industri Rumput Laut di Bidang Kedokteran Gigi”, ia menjelaskan senyawa aktif rumput laut dapat dikembangkan menjadi produk, seperti pasta gigi antibakteri, obat kumur antiinflamasi, hingga scaffold untuk regenerasi jaringan.

“Produk berbasis rumput laut menawarkan solusi yang ramah lingkungan, aman, dan kompetitif di pasar global,” jelas Prof. Nurlindah.

Kanker Kolorektal dan Teknologi AI
Sementara itu, Prof. Dr. dr. Warsinggih, M.Kes., Sp.B., Subsp.BD (K), mengupas penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam skrining dini kanker kolorektal.

Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya deteksi dini berbasis AI, untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien.

“Teknologi seperti CADe (deteksi berbantuan komputer) dan CADx (diagnosis berbantuan komputer), dapat membantu identifikasi kanker dengan akurasi tinggi, bahkan setara dengan diagnosis histopatologi,” ujarnya.

Sinergi Epidemiologi Sosial dan Genetik
Prof. Dr. Ida Leida M., SKM., MKM., MScPH., membahas pendekatan integratif, melalui epidemiologi sosial dan genetik, untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat.

Baca Juga  DAIFEST 2025: Daihatsu Permudah Kredit dan Trade-In Mobil Impian

Ia menjelaskan bagaimana interaksi faktor sosial, lingkungan, dan genetik memengaruhi risiko penyakit, serta potensi teknologi genetik dalam memprediksi risiko kesehatan.

“Ke depan, pemetaan DNA dan pengaruh sosial dapat memberikan solusi yang lebih spesifik dan tepat sasaran,” tutur Prof. Ida.

Optimalisasi Diagnosis Kanker melalui Patologi Anatomik
Paparan terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Rina Masadah, M.Phil., Sp.PA(K), DFM., yang mengulas peran patologi anatomik dalam diagnosis dan pengobatan kanker.

Ia menyoroti pemeriksaan histopatologi sebagai kunci dalam menentukan jenis, stadium, dan karakteristik molekuler tumor untuk terapi yang lebih efektif.

“Pendekatan ini memungkinkan penyesuaian terapi secara dinamis, sehingga meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan kanker,” jelas Prof. Rina.

Acara yang berlangsung hingga pukul 11.30 WITA ini menjadi momentum bagi Unhas, untuk terus memajukan riset dan pengembangan ilmu kesehatan, sekaligus mempersiapkan solusi inovatif bagi tantangan kesehatan di masa depan.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO