Info Kejadian Makassar

Dies Natalis UIN Alauddin Ke-59, Rektor Targetkan 100 Guru Besar pada Akhir 2024

INKAM, GOWA – Pada peringatan Dies Natalis ke-59 UIN Alauddin Makassar, Rektor Prof. Hamdan Juhannis menargetkan, penambahan 20 guru besar baru di akhir tahun 2024, dengan harapan mencapai total 100 guru besar.

Langkah ini disebut sebagai upaya peningkatan kualitas akademik dan riset di UIN Alauddin, menjadikan kampus semakin berdaya saing di level nasional dan internasional.

“Di momen Dies Natalis ke-59 ini, saya berharap kita bisa mencapai 100 guru besar pada akhir tahun,” kata Prof. Hamdan, saat menyampaikan pidato di Gedung Auditorium Kampus 2, Kabupaten Gowa.

Ia menyebutkan, saat ini dua dosen UIN Alauddin sudah menerima Surat Keputusan (SK) sebagai guru besar dari Kemenristekdikti, sementara 18 lainnya sedang menunggu proses di Kementerian Agama.

Rektor menekankan bahwa target ini merupakan tonggak penting bagi UIN Alauddin, karena mencapai 100 guru besar merupakan sebuah mimpi besar yang tak terbayangkan satu dekade lalu.

“Pencapaian ini membuktikan, komitmen kita dalam meningkatkan kualitas dosen dan lulusan, untuk menghadapi tantangan di masa depan,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Prof. Hamdan juga mengungkapkan tema Dies Natalis ke-59, “Merawat Keunggulan, Menjaga Keseimbangan, dan Meniti Kesinambungan.”

Tema ini mencerminkan visi UIN Alauddin, dalam mencapai prestasi akademik yang berkelanjutan, tidak hanya bagi dosen, tetapi juga bagi mahasiswa yang terus berinovasi dan berprestasi di berbagai bidang.

Baca Juga  Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Kinerja PDAM, yang Berhasil Balik Rugi Jadi Laba

Selain pencapaian akademik, Prof. Hamdan mengumumkan ambisi UIN Alauddin, untuk masuk ke peringkat 1.500 besar perguruan tinggi terbaik di ASEAN menurut QS University Rankings.

“Kita ingin UIN Alauddin diakui di tingkat ASEAN, dan terus berupaya meraih capaian yang lebih tinggi,” ujarnya.

Di sisi lain, Prof. Hamdan menekankan pentingnya menjaga lingkungan kampus yang asri dan seimbang.

Visi non-akademik ini, sejalan dengan komitmen UIN Alauddin, untuk mendukung ekosistem kampus yang harmonis dan mendukung keseimbangan alam.

“Kampus yang asri menjadi salah satu pancacita UIN Alauddin, di mana kami memastikan agar lingkungan kampus tetap terjaga keseimbangannya,” kata Prof. Hamdan.

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah, dalam memperkuat penyelarasan kehidupan dan lingkungan, yang menjadi bagian dari visi Astacita Pemerintahan.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO