INKAM, MAKASSAR – Dalam acara Media Update Sulawesi, Telkomsel mengumumkan komitmen, untuk memperkuat jaringan telekomunikasi di wilayah industri dan kawasan 3T (terluar, tertinggal, dan terdepan).
GM Region Network Operations and Productivity Telkomsel Sulawesi, Muhammad Idham Kadir menjelaskan, pengembangan jaringan di daerah industri seperti Morowali dan Morowali Utara, menjadi salah satu prioritas utama.
“Daerah industri di Morowali dan Morut menjadi fokus kami dalam memperkuat jaringan, mengingat pentingnya konektivitas bagi sektor industri,” kata Idham.
Selain itu, Telkomsel juga tetap membangun BTS 2G untuk beberapa daerah yang masih memerlukan layanan tersebut, meskipun fokus utama saat ini adalah jaringan 4G.
Telkomsel bekerja sama dengan pemerintah, dalam menentukan langkah-langkah terkait pembangunan jaringan di kawasan 3T.
“Pemerintah menentukan daerah mana yang masuk kategori 3T, dan kami sebagai operator mengikuti arahan tersebut,” jelas Idham.
Hingga saat ini, Telkomsel telah membangun 1.116 BTS 2G dan 2.900 BTS 4G di seluruh Sulawesi.
Idham juga menyebutkan, bahwa salah satu tantangan besar dalam menjaga stabilitas jaringan, adalah maraknya pencurian baterai di tower BTS.
“Kasus pencurian baterai BTS sering mengganggu jaringan, dan kami terus mencari solusi untuk mengatasinya,” ujarnya.
Sementara itu, Manager Corporate Communication Telkomsel Area Pamasuka, Rina Dwi Noviani menambahkan, bahwa Media Update Sulawesi ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel, untuk terus memberikan informasi terbaru kepada media, dan masyarakat terkait perkembangan jaringan dan layanan.












