INKAM, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat literasi keuangan di berbagai daerah, melalui program LAYARKU (Layanan Literasi dan Inklusi Keuangan ke Daerahku).
Program ini telah menjangkau hampir seluruh kabupaten, di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman mengatakan, program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.
“Kami ingin memastikan setiap warga memiliki pemahaman yang baik, tentang produk keuangan,” jelas Darwisman.
LAYARKU melibatkan tenaga pemasaran lembaga keuangan dan mahasiswa KKN, dalam memberikan edukasi.
Darwisman menyampaikan, bahwa edukasi keuangan harus menyasar masyarakat secara langsung.
“Dengan pendekatan langsung ke masyarakat, kami berharap mereka lebih cepat memahami manfaat layanan keuangan,” katanya.
Program ini juga diharapkan, dapat mempercepat pembukaan rekening bank dan pemanfaatan asuransi.
Program LAYARKU telah berjalan sejak 2023 dan berhasil menjangkau 1.553 desa, atau sekitar 70 persen dari total target desa di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
OJK menargetkan seluruh desa dapat terjangkau hingga akhir 2024.
Selain edukasi, OJK juga memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil di desa, melalui kerja sama dengan BPD Sulselbar.
“Kami tidak hanya mengedukasi, tetapi juga memastikan akses keuangan tersedia untuk masyarakat,” tambah Darwisman.
Dengan program LAYARKU, OJK berharap bisa memperkuat literasi keuangan di daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui akses layanan yang lebih baik.












