INKAM, JAKARTA – Setelah melalui serangkaian seleksi ketat, Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2024, akhirnya mencapai puncaknya, dengan diumumkannya para pemenang dari berbagai kategori pada acara Grand Final ISFO 2024 di Jakarta.
Kompetisi yang diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini, berhasil menarik ribuan peserta dari seluruh Indonesia, yang bersaing dalam bidang keuangan syariah.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian para peserta.
“Antusiasme yang luar biasa ditunjukkan oleh para pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia. ISFO 2024 berhasil menjangkau 4.373 peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa,” kata Friderica dalam sambutannya.
Kompetisi ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu Kompetisi Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS) dan Kompetisi Wirausaha Muda Syariah (WMS).
Para peserta telah melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat, mulai dari babak penyisihan regional, final regional, hingga final nasional yang dilaksanakan secara daring.
Pada Grand Final, para grand finalis dari seluruh Indonesia didatangkan langsung ke Jakarta untuk memperebutkan gelar juara nasional.
Untuk kategori CCKS pelajar, juara pertama berhasil diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Kota Batam.
Sementara itu, Universitas Airlangga berhasil keluar sebagai juara pertama dalam kategori mahasiswa.
Kompetisi WMS juga menghasilkan pemenang dari Universitas Pertamina, dengan bisnis MooApps sebagai juara pertama.
Selain itu, ada juga kategori Lomba Best Supporter yang turut memeriahkan ajang ini.
Juara pertama Lomba Best Supporter diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Kota Batam.
Para pemenang di masing-masing kategori mendapatkan hadiah berupa uang tunai, tabungan SimPel iB untuk pelajar, dan tabungan emas untuk mahasiswa, dengan total hadiah mencapai ±Rp112 juta.
Seluruh peserta kompetisi WMS, juga telah menyerahkan paper mengenai pengembangan bisnis mereka.
Paper tersebut kemudian dinilai oleh para ahli di bidang keuangan syariah.
Setelah melalui seleksi awal dan babak presentasi, tiga tim terbaik berhasil menyandang gelar grand finalis.
Para pemenang mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan usaha mereka, melalui bimbingan dari para ahli dan mentor yang disediakan oleh OJK.
Friderica menekankan, kompetisi seperti ISFO ini sangat penting untuk mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda, yang berbasis syariah di masa depan.
Dengan total lebih dari 800 peserta yang hadir secara fisik di Jakarta, dan sekitar 350 peserta yang mengikuti secara daring, kegiatan Grand Final ISFO 2024 berlangsung dengan penuh semangat.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, untuk menampilkan yang terbaik dalam ajang ini.
OJK berharap, agar kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan di masa mendatang, guna meningkatkan literasi keuangan syariah, dan menciptakan generasi muda yang siap bersaing dalam sektor ekonomi syariah, yang terus berkembang.















