INKAM, MAKASSAR – Kalla Toyota menegaskan komitmennya, untuk menjaga lingkungan dengan meluncurkan program Daur.
Melalui inisiatif hijau ini, perusahaan tersebut berupaya mengolah limbah promosi, menjadi beragam produk kerajinan yang berkualitas dan bernilai ekonomis.
Inovasi ini tidak hanya menjadi solusi dalam mengurangi limbah, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui produk yang dihasilkan.
Menurut Project Leader Daur by Kalla Toyota, Andi Chairiza Bahrun, program ini muncul karena adanya kekhawatiran terhadap banyaknya limbah, yang dihasilkan dari kegiatan promosi Kalla Toyota.
Setiap bulan, perusahaan menghabiskan sekitar Rp10 juta untuk mencetak spanduk dan baliho dari bahan vinyl, yang jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi menjadi sampah dalam jumlah besar.
Dalam setahun, total anggaran yang dikeluarkan untuk mencetak bahan promosi tersebut, mencapai Rp120 juta.
Tanpa pengelolaan limbah yang tepat, seluruhnya akan berakhir menjadi sampah. Melihat hal ini, Andi Chairiza dan tim Kalla Toyota mencari solusi kreatif, untuk mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan promosi.
Akhirnya, muncul ide untuk mengolah bahan vinyl yang digunakan dalam promosi menjadi produk bernilai, seperti tas laptop dan totebag, yang dapat dimanfaatkan sebagai merchandise.
Produk-produk ini tidak hanya bermanfaat secara fungsional, tetapi juga menjadi wujud nyata dari komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan.
Andi Chairiza menjelaskan, program Daur juga sejalan dengan Kalla Green Movement, sebuah inisiatif perusahaan yang menekankan pada prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle.
Dengan demikian, program ini mendukung upaya perusahaan dalam mengimplementasikan standar ESG (Environmental, Social, and Governance).
Selain sebagai solusi ramah lingkungan, program ini juga memberikan peluang bagi pemberdayaan masyarakat, melalui kolaborasi dengan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), terutama ibu rumah tangga.
“Kami tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga berkontribusi terhadap masyarakat,” tutup Andi Chairiza.












